Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Pemkab Pelalawan Raih Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik 2 se – Riau

73
×

Pemkab Pelalawan Raih Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik 2 se – Riau

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

.

Pemkab Pelalawan Raih Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik 2 se – Riau

Pelalawan – Pemerintah Kabupaten Pelalawan mendapat Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) terbaik 2 se – Propinsi Riau tahun 2023, Rabu (5/4/2023) bertempat di Gedung Daerah Balai Serindit Pekanbaru

Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Riau H. Syamsuar, M.Si kepada Wakil Bupati Pelalawan H.Nasaruddin, SH, MH pada acara Musrenbang RKPD Propinsi Riau Tahun 2024.

Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2022 ini diraih Kabupaten Pelalawan sebagai bentuk apresiasi dalam penyusunan perencanaan yang berkualitas, pencapaian target-target pembangunan daerah, dan juga inovasi pembangunan yang telah dilakukan.

Penilaian PPD ini merupakan evaluasi pembangunan daerah secara komprehensif dan kreatif melalui 3 tahap yaitu tahap 1 Penilaian dokumen perencanaan, tahap 2 Presentasi dan Wawancara serta tahap 3 Verifikasi.

Wakil Bupati Pelalawan H.Nasarudin,SH.MH usai menerima penghargaan menyebutkan dengan adanya prestasi Penghargaan PPD terbaik ini ke depan pemerintah daerah Kabupaten Pelalawan bisa terus berinovasi dalam pelaksanaan dan perencanaan pembangunan.

Selain itu, dapat secara efektif dan efisien dalam pencapaian target pembangunan untuk terciptanya pembangunan daerah yang berkualitas demi terwujudnya Pelalawan Maju, terangnya

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pelalawan, Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pelalawan, DPRD Kabupaten Pelalawan, Kepala Perangkat Daerah serta pihak-pihak lainnya atas sinergi, kolaborasi, kerja keras serta akselerasinya selama ini dalam mendukung pembangunan di daerah Kabupaten Pelalawan yg kita cintai ini” lanjut kata Wakil Bupati Pelalawan.

Terpisah, Kepala Bappeda Pelalawan Tengku Zulfan, SE, Ak menyebutkan Kabupaten Pelalawan masuk tahap 2 dan telah dilakukan presentasi dan wawancara.Bersama timnya di hadapan Tim Penilai PPD Propinsi Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru pada Rabu, 8 Februari 2023 yang lalu bersaing dengan 2 Kabupaten lain yaitu Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Indragiri Hulu.

Saat itu juga dipaparkan inovasi Pemerintah Kabupaten Pelalawan yaitu Aplikasi Klik Pelalawan yang merupakan aplikasi berbasis android untuk pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Pelalawan dalam satu genggaman dan sarana komunikasi pelaporan dan keluhan dari masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Pelalawan.

Setelah penilaian akhir Kabupaten Pelalawan mendapat peringkat terbaik 2 setelah Kabupaten Bengkalis.

“Tentunya dengan adanya prestasi Penghargaan PPD terbaik ini ke depan pemerintah daerah kabupaten pelalawan bisa terus berinovasi dalam pelaksanaan dan perencanaan pembangunan, selain itu dapat secara efektif dan efisien dalam pencapaian target pembangunan, untuk terciptanya pembangunan daerah yang berkualitas demi terwujudnya Pelalawan MAJU” terang Wakil Bupati Pelalawan H.Nasaruddin, SH, MH.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pelalawan, kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pelalawan, DPRD Kabupaten Pelalawan, Kepala Perangkat Daerah serta pihak-pihak lainnya atas sinergi, kolaborasi, kerja keras serta akselerasinya selama ini dalam mendukung pembangunan di daerah Kabupaten Pelalawan yg kita cintai ini” lanjut kata Wakil Bupati Pelalawan.

Kepala Bappeda Pelalawan menambahkan dengan penghargaan ini dapat menjadi spirit serta menjadi komitmen kita semua untuk terus berbuat yang terbaik dalam mensejahterakan masyarakat Kabupaten Pelalawan,”imbuhnya

 

 

 

 

sum:riaudetil.com


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.