Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Bupati dan Wabup Inhu Larut dalam Tradisi Beaghak Tabak di HUT ke-22 Kecamatan Batang Peranap

23
×

Bupati dan Wabup Inhu Larut dalam Tradisi Beaghak Tabak di HUT ke-22 Kecamatan Batang Peranap

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Foto: Bupati Inhu Ade Agus Hartanto dan Wabup Hendrizal bersama warga saat tradisi Beaghak Tabak HUT Batang Peranap ke-22

Batang Peranap, Kompas 1 net -Suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kecamatan Batang Peranap ke-22 terasa berbeda tahun ini. Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, bersama Wakil Bupati Hendrizal ikut larut dalam tradisi adat “Beaghak Tabak” bersama ratusan warga, Selasa (1/9/2026).

Tradisi “Beaghak Tabak” merupakan bagian dari rangkaian prosesi pernikahan adat yang sengaja dihadirkan untuk melestarikan tradisi budaya dan adat istiadat masyarakat Batang Peranap.

Kegiatan dimulai dari balai adat. Bersama para datuk, tokoh adat, dan ratusan warga, Bupati dan Wakil Bupati ikut berarak berjalan kaki menuju lokasi acara yang dipusatkan di Aula Kantor Camat Batang Peranap dengan jarak sekira satu kilometer.

Semarak arak-arakan diiringi alat musik tradisional dan yel-yel warga, menciptakan suasana kekeluargaan yang kental.

Tiba di aula, Bupati, Wabup, dan rombongan duduk lesehan bersama para tokoh adat dan tokoh masyarakat. Serangkaian prosesi adat kemudian dilaksanakan.

“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah kami ucapkan selamat hari jadi ke-22 tahun bagi Kecamatan Batang Peranap,” tutur Bupati Ade dalam sambutannya.

Ade menyampaikan bahwa kunjungan kerja di Batang Peranap menjadi upaya pemerintah daerah untuk melihat langsung dan menjemput aspirasi masyarakat, terutama di wilayah pelosok.

“Sehingga bagi kami ketika hadir di Batang Peranap sayang rasanya jika hanya sebentar,” ucapnya.

Terkait tradisi yang digelar, Bupati memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, “Beaghak Tabak” memiliki potensi besar untuk menjadi ikon wisata budaya Kabupaten Indragiri Hulu.

“Kita harap tahun depan ini bisa terlaksana secara rutin dan lebih dikonsep secara lebih meriah lagi,” ujarnya.

Masih dalam prosesi, Bupati, Wabup, dan beberapa anggota DPRD yang hadir turut memberikan caca inai kepada kedua pasangan pengantin. Acara dilanjutkan dengan makan beradat yang menjadi simbol kebersamaan dan persaudaraan masyarakat.

Dalam kunjungan hari pertama itu, pemerintah daerah juga menyalurkan 100 paket beras kepada warga kurang mampu di Kecamatan Batang Peranap.

Usai acara di aula, Bupati dan Wabup beserta rombongan yang terdiri dari anggota DPRD dan Kepala OPD melanjutkan kunjungan ke Desa Sencano Jaya. Di sana dilaksanakan ramah tamah bersama warga untuk menyerap aspirasi dan meninjau langsung kondisi pembangunan desa.

Seperti diketahui, kehadiran Bupati dan Wabup bersama rombongan merupakan bagian dari kunjungan kerja yang diagendakan selama dua hari, Selasa (1/9) hingga Rabu (2/9/2026).

Perayaan HUT Batang Peranap ke-22 ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin mempererat tali silaturahmi, menjaga kelestarian adat budaya, dan mendorong semangat gotong royong dalam membangun Kecamatan Batang Peranap yang lebih maju.


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.