Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Sumbangan Donatur 1,4 Miliar, Bupati Rohil Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan SDN 001 dan SMPN 003 Sinaboi

180
×

Sumbangan Donatur 1,4 Miliar, Bupati Rohil Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan SDN 001 dan SMPN 003 Sinaboi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Rohil, Kompas 1 Net- Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong melakukan peletakan batu pertama untuk melaksanakan pembangunan gedung belajar SDN 001 dan SMPN 003 di Kelurahan Sinaboi Kota Kecamatan Sinaboi, Senin (18/9/2023).

Pembangunan tersebut untuk membangun tiga ruang kelas belajar, satu ruang guru dan satu kamar mandi merupakan sumbangan dari berbagai donatur dari warga Sinaboi yang sukses di perantauan.

Untuk membangun sekolah ini, para donatur telah mengumpulkan dana sebesar Rp 1,4 Miliar. Bangunan ini, merupakan bangunan yang kesekian kalinya dibantu para donatur untuk masyarakat Sinaboi. Hal itu tak terlepas adanya hubungan dan komunikasi yang baik antara Bupati Rohil Afrizal Sintong dengan para donatur.

Bupati Rohil dalam sambutannya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para donatur yang telah banyak memberikan bantuan pembangunan berupa jalan, jembatan dan gedung kepada masyarakat Rohil.

“Terkhusus untuk ibu Yeyen dan bapak Sukendi, kami ucapkan banyak terimakasih selaku donatur utama sekolah ini. Semoga diberikan rejeki yang berlimpah serta diberikan kesehatan,” ungkap Bupati

Diungkapkan Bupati, masyarakat Rohil yang sukses di perantauan telah banyak membantu Pemkab Rohil dan masyarakat. Salah satunya dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan peresmian jembatan Sinaboi yang dibangun bulan Mei lalu.

Selain itu melalui Yayasan Tridharma Sinaboi saat ini juga melakukan pembangunan jalan di Sinaboi kota dengan panjang 350 meter dan lebar 4 meter serta melakukan pembangunan dermaga mini di Sinaboi.

“Meskipun mereka berdomisili di Jakarta, tapi mereka tidak lupa kampung halamannya. Tentunya kami Pemkab Rohil dan masyarakat sangat berterimakasih atas bantuan ini,” ucapnya.

Disamping itu, Afrizal Sintong juga mengajak agar masyarakat sekitar turut membantu dan mengamankan agar pelaksanaan pembangunan sekolah saat ini dapat berjalan lancar sampai selesai dibangun.

Kepsek SMP N 003 Ruslan S.Pd dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Rokan Hilir, Afrizal Sintong beserta Rombongan telah meluangkan waktunya di acara Peletakan batu pertama pembangunan SMPN 003 Kecamatan Sinaboi.

“Kami segenap majelis guru sangat mengucapkan terima kasih kepada Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong. Kami juga mengucapkan kan terima kasih kepada donatur dari Jakarta, Bapak Sukendi,” kata Ruslan.

Donatur pembangunan sekolah SMPN 003 dan SDN 001 Sinaboi, Sukendy dalam sambutannya menyampaikan ucapakan terima kasih atas kehadiran Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong dalam peletakan batu pertama pembangunan SMPN 003 Kecamatan Sinaboi.

“Saya berhasil meyakinkan salah satu donatur kita buk Yenyen yang juga berasal dari Sinaboi bahkan pernah jadi Guru di SMPN 003 ini. Kemudian saya juga menggandeng pak Martin dalam membuat market plant pembangunan sekolah,” kata Sukendi.

Pada kesempatan itu, Sukendi juga membacakan pesan Yenyen salah satu donatur di Jakarta. Dalam pesannya, Yenyen mengatakan, kegiatan ini sungguh merupakan kebahagian besar baginya dapat berpartisipasi dalam membangun sekolah SMPN 3 Sinaboi.

” Hal ini sangat berkesan bagi saya karena saya dulunya berasal dari sekolah ini. Semoga dengan dibangunnya Sekolah ini dapat memberikan dampak yang positif bagi dunia pendidikan di Kecamatan Sinaboi ini,” harapnya

Pada kesempatan, bupati Rohil bersama Upika yang hadir memberikan bantuan sembako secara simbolis sebanyak 500 paket kepada masyarakat Sinaboi. Adapun paket sembako dari Baznas, berupa beras telur ayam dan minyak goreng. (Rilis)


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.