Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Camat Bandar Petalangan Ramli Serahkan Secara Simbolis Bantuan BLT DD Tahap III Di Desa Lubuk Terap

55
×

Camat Bandar Petalangan Ramli Serahkan Secara Simbolis Bantuan BLT DD Tahap III Di Desa Lubuk Terap

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bandar Petalangan, Kompas 1 Net- Camat Bandar Petalangan Yang Baru Ramli, S.Pd, M.Pd Serahkan Secara Simbolis Bantuan Langsung Tunai ( BLT) Dana Desa (DD) Tahap III Di Desa Lubuk Terap Kecamatan Bandar Petalangan, Bertempat di aula kantor desa, pada Senin (11/9/2023).

Hadir dalam kegiatan ini camat Bandar Petalangan Ramli, S.Pd,M.Pd, Kepala Desa Lubuk Terap Darusman didamping sekdes Yudhi Oktarizal,SH, Bhabinkamtibmas Desa Asrap dan masyarakat penerima bantuan.

Dalam kata sambutan sebelum penyerahan bantuan Kepala Desa Lubuk Terap Darusman menyampaikan ” kami atas nama pemerintahan desa dan mewakili masyarakat desa Lubuk Terap mengucapkan selamat kepada camat Bandar Petalangan yang baru bapak Ramli,S.Pd, M.Pd semoga kecamatan Bandar Petalangan kedepannya semakin maju”, ucapnya.

Kemudian kepada masyarakat penerima BLT lanjut Darusman bahwa bantuan yang disalurkan hari ini adalah bantuan tahap III untuk tiga bulan yaitu bulan Juli, Agustus dan September kepada 31 orang penerima manfaat dan anggarannya bersumber dari Dana Desa (DD) dan dana BLT ini tidak bisa dipotong untuk kepentingan lain seperti untuk cetak spanduk dan lain- lain.

Adapun bantuan ini disalurkan guna dan tujuan untuk membantu masyarakat yang miskin kalau untuk cukup mungkin tidak cukup akan tetapi hendaknya di cukup – cukupkan dan kita sama- sama berharap semoga program pemerintah ini hendaknya tetap berlanjut ditahun 2024 mendatang, akhir Darusman.

Selanjutnya camat Bandar Petalangan Ramli,S.Pd.M.Pd dalam kata sambutannya juga menyampaikan terhitung 1 September 2023 beberapa hari yang lalu bupati Pelalawan mempercayakan kepada saya menjadi camat Bandar Petalangan ini, saya mohon doa kepada masyarakat semoga saya amanah dalam menjalankan tugas sebagai camat dan bisa membawa kecamatan Bandar Petalangan ini kearah yang lebih maju lagi dan bisa duduk sama renadah dan berdiri sama tinggi dengan kecamatan lain yang ada dikabupaten Pelalawan ini.

Saya juga berharap kepada penerima bantuan dana BLT ini gunakanlah untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras, sayur, garam, gula dan lain- lain dan bukan untuk keperluan lain, oleh karena itu mari kita sana- sama berdoa semoga BLT ini masih berlanjut di tahun 2024 dan saya juga mengucapkan selamat kepada penerima bantuan BLT ini semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Setelah menyampaikan arahan camat Bandar Petalangan Ramli,S.Pd.M.Pd dan Kepala Desa Lubuk Terap Darusman menyerahkan secara simbolis bantuan BLT kepada beberapa penerima manfaat dan diakhiri dengan foto bersama.

 

Kontributor: Nazar Efendi,S.Pd.I


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.