Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Bupati Rohil Buka Perlombaan Dalam Rangka HUT ke 78 RI yang Ditaja DLH

43
×

Bupati Rohil Buka Perlombaan Dalam Rangka HUT ke 78 RI yang Ditaja DLH

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

ROHIL, Kompas 1 Net--Dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI yang ke-78 Tahun 2023, DLH Dinas Lingkungan Hidup Rohil menyelenggarakan berbagai perlombaan hiburan di Taman Hutan Kota Jalan Kecamatan kompelk perkantoran Batu Enam Bagansiapiapi Kecamatan Bangko, Sabtu (19/08/2023). Sekaligus silaturahmi dengan Bupati Rokan Hilir.

Turut hadir dalam kegiatan perlombaan yang ditaja DLH Rohil yaitu, Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afrisal Sintong SIP MM ketua TP PKK Rohil Ny Sanimar.Spd, Sekretaris DLH, Kabid, pejabat fungsional PNS, PTT (pegawai tidak tetap), pengawas dan petugas.

Kadis DLH Rohil Suwandi,S.Sos dalam sambutannya menjelaskan bahwa, lomba yang diadakan hanya kecil-kecilan dan interen pegawai dilingkungan Dinas Lingkungan Hidup.

“Namun semalam diberitahukan ke Bupati dan beliau ingin melihat kegiatan ini. Bahkan bupati menyediakan hadiah sepeda sebanyak 9 Unit,”kata Suwandi.

Sehingga juara satu masing-masing lomba aka memperoleh hadiah sepeda dari Bupati. Sedangkan tiga unit sisanya akan diundi, akan door price melalui pencabutan undian.

Lanjut Suwandi, enam perlombaan itu diantaranya lomba bola kaki dangdut, lomba makan kerupuk, lomba tepung berantai, lomba sarung berantai, lomba memasukkan paku kedalam botol dan lomba pacu goni.

“Hadiah lomba telah disediakan dan ditambah lagi hadiah sepeda dari Bupati Rohil.

“Alhamdulillah tidak menyangka Bupati bisa hadir di sela-sela kesibukan beliau. Memang suport Bupati terhadap keluarga besar dinas lingkungan hidup sudah menyatu dengan kita,”sebut Suwandi.

Ditiap momen dan kegiatan kita beliau selalu hadir. Kemaren ditempat ini kita melaksanakan hari lingkungan hidup dunia beliau hadir, acara pemotongan kurban beliau juga hadir, hari ini juga beliau hadir ditengah tengah kita. Begitu besarnya perhatian beliau terhadap kita,”ujar Suwandi.

Dalam kesempatan ini kadis DLH menuturkan selamat ulang tahun untuk Ny Sanimar,Spd yang berulang tahun pada 15 Agustus kemaren.

“Pada kesempatan ini kami keluarga besar DLH Rohil mengucapkan selamat ulang tahun,”ujar Suwandi.

Semetara itu, Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong SIP MM sangat mengapresiasi kegiatan yang di selenggarakan oleh DLH. Dikatakannya, agar pengawas bermuka bagus dihadapan petugas.

“Jadi pengawas datang Kojo elok elok,” terang Bupati. (Rls)


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.