Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Kades Kusuma Apresiasi Kinerja GM PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepri

118
×

Kades Kusuma Apresiasi Kinerja GM PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepri

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Foto : Kades Kusuma Yasir Herwansyah Sitorus.SH

 

Pelalawan – Kepala desa Kusuma, Yasir Herwansyah Sitorus ,SH. Apresiasi kinerja General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Riau dan Kepri, Agung Murdifi dan Manager UP3 Rayon Pekanbaru Hendra Manurung juga Manager ULP Pangkalan Kerinci Averus yang telah merespon dan merealisasikan dengan cepat atas permohonan perluasan jaringan PLN di desanya.

Dalam kegiatan reses anggota DPR RI Komisi VII (Energi, Riset dan Teknologi). Muhamad Nasir,SH. di desa Kusuma dusun Bukit Horas. Dengan jelas dan tegas sekali, Agung Murdifi. Selaku orang nomor Satu di PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepri, bahwa pemasangan perluasan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 380 Volt berikut Jaringan Tegangan Rendah (JTR) 220 Volt di desa Kusuma dan sekitarnya akan selesai di kerjakan dalam jangka waktu 2 bulan ini.Terhitung mulai awal bulan Agustus sampai dengan awal Oktober 2023 (Hari kerja).”ucapnya

“Ya, jika semua pemasangan jaringan ini nantinya terlaksana dengan baik, maka, ribuan rumah warga di desa Kusuma, baik itu di Dusun Tapui indah, bukit horas, jalan keriting, lestari, barak seng dan dusun barak bencong dan lainya, akan menikmati penerangan arus dari PLN siang dan malam.

Perlu di garis bawahi, Perjuangan permohonan masyarakat melalui pemerintah desa ke pihak PT PLN (Persero) bukanlah pekerjaan yang mudah seperti yang kita bayangkan bersama. Pastinya, sangat membutuhkan tenaga dan pikiran yang penuh super extra,”beber Yasir.

” Mulai dari tingkat RT/RW, Desa, Kecamatan, Bupati Pelalawan (Pemda) DPRD Kabupaten, DPR Provinsi, Gubri,DPR RI bahkan sampai ke tingkat President RI.Telah kita libatkan semua agar apa yang menjadi kebutuhan dan cita – cita ribuan tempat tinggal (Rumah) warga mendapatkan keadilan atas penerangan arus dari PLN ini.

Berharap dan diminta sangat kepada seluruh warga desa Kusuma untuk kerja samanya yang baik dan mendukung penuh pelaksanaan pemasangan Jaringan PLN nantinya. Jangan ada lagi nanti kita temukan hambatan di lapangan ada tanaman seperti pohon sawit dan lainya tidak boleh di tebang,yang jelas – jelas menggangu kabel dan tiang PLN tidak bole di tebang (Steril). Hal ini tidak boleh terjadi,” tegas Kades Kusuma.

“Untuk kelancaran pemasangan Jaringan PLN, pihak pemerintah desa Kusuma akan bekerja sama dengan Aparat Penegak Hukum (APH) khususnya Polri dan TNI dan stakeholder lainya. Biyaya pemasangan jaringan PLN di desa kita ini anggaranya bukan sedikit nilainya.Miliaran rupiah jumlahnya,Jangan karena ada satu tanaman yang menghambat jadi gagal semuanya.Untuk itu mari kita sama – sama cerdas memahaminya.

Mark kita semua bekerja sama dan sama – sama bekerja, bahu membahu, bersatu (Bergotong royong) agar desa kita cepat maju. Tanamkanlah di hati kita sifat tulus dan iklas dengan konsep Marsipature Hutanabe (Membangun kampung – desa kita). Jika ini yang kita tanamkan, pastinya kita telah mendukung program Bupati Pelalawan,H.Zukri Misran secara keseluruhan yaitu Pelalawan Maju yang berkeadilan,” terang menantu dari Batin Hitam (Alm Ripin) ini

“Ditambahkan Yasir, sebelum adanya reses (Kunjungan) anggota
DPR RI dari Komisi VII, saya terus berkordinasi dengan pihak PLN Wilayah Riau dan Kepri UP2K (Pak Tengku). Bahwa pemasangan perluasan jaringan PLN di desa Kusuma akan di laksanakan pada awal bulan Agustus 2023 ini. Dan pengerjaannya selesai di tahun 2023 ini juga,” tutur Yasir.

Tak lupa pula, Atas mama pemerintah desa Kusuma (Yasir – red) mengucapkan ribuan terimakasih kepada anggota DPR RI, Komisi VII.Muhamad Nasir,SH.atas kunjungan sekaligus kegiatan reses di desa Kusuma. Semoga wakil rakyat yang merakyat (H.M.Nasir) selalu di berikan kesehatan dalam memperjuangkan kepentingan dan keadilan untuk masyarakat banyak.

“Kepada masyarakat juga di himbau, apabila pihak PLN sudah bisa melayani pemasangan arus ke rumah – rumah (Pemasangan KWH)
Untuk menjaga hal – hal yang tidak kita inginkan bersama terjadi dari okmum – oknum yang tidak bertanggung jawab. Maka, kita semua harus bersatu agar semua cepat selesai,”paparnya.

Jujur saja, membangun desa sesuai program Bupati Pelalawan H .Zukri Misran (Pelalawan Maju) bukan seperti membalikan telapak tangan (Hal yang mudah) apalagi di desa Kusuma ini, jumlah warga kisaran 9000 (Sembilan ribu) jiwa. karakter, kultur yang berbeda semua ada di sini. Kita (Yasir – red) Wajib dan harus banyak bekerja dan diperbanyak bersabar juga tawakal. Cita – cita saya untuk membangun desa Kusuma agar lebih baik lagi kedepannya, satu per satu sudah mulai nampak hasilnya. Jadi, apapun akan saya lalukan (Perbuat) untuk kebaikan masyarakat banyak dan kemajuan desa Kusuma khususnya,” pungkas Kepala desa Kusuma Yasir Herwansyah,Sitorus, SH kepada awak media kompas1net.Kamis (03/08).

Di tempat Dan waktu yang sama, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Riau dan Kepri, Agung Murdifi, dengan di dampingi Manager PLN UP3 Rayon Pekanbaru, Hendra Manurung juga Manager ULP Pangkalan Kerinci Averus. Kepada awak media kompas1net,mengatakan dengan tegas, pemasangan perluasan jaringan PLN di desa Kusuma, Dusun Bukit Horas, dusun jalan keriting dan sekitarnya akan segera di laksanakan pengerjaannya.

“Baik kepada awak media dan di depan masyarakat ramai, juga di depan anggota DPR RI.Komisi VII. Pelaksanaan pengerjaan jaringan PLN akan selesai dalam waktu 2 (Dua) bulan ini, awal bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober 2023.Kalau tidak ada hambatan.

” Jadi, setelah selesai pekerjaan ini, masyarakat yang belum menikmati arus PLN, tahun 2023 ini sudah dapat menikmati penerangan arus PLN siang dan malam. Dengan catatan, rumah yang sudah terpasang jaringan PLN.

Tentunya, semua ini tidak terlepas dari semua keterbatasan kemampuan PLN yamg ada, artinya jika ada rumah warga yang jauh dari keberadaan jaringan PLN yang ada.Pastinya pihak PLN akan berupaya semaksimal mungkin untuk melalukan yang terbaik. kepada calon pelanggan (Konsumen PLN),” papar General Manager PLN Riau dan Kepri.

Untuk itu, diminta dan di harapkan kepada seluruh masyarakat desa Kusuma yang ada untuk membantu
kerja samanya atas pengerjaan jaringan PLN agar terlaksana dengan baik.

“Namun, jika ada kendala pengerjaan jaringan PLN di lapangan, seperti pohon sawit dan yang lainnya, yang menganggu jaringan yang akan di pasang. Untuk itu, apa bila ada pohon sawit dan tanaman lainya milik masyarakat agar rela segera di sterilkan.

Jika masih ada tanaman masyarakat yang dapat menghambat pengerjaan jaringan PLN, pastinya ini menjadi masalah besar yang berakibat gagalnya pasangan jaringan PLN tersebut.

“Kepada semua pihak, masyarakat umumnya untuk saling bekerja sama, bahu membahu (Satu kata) untuk kelancaran pengerjaan jaringan PLN ini,” Imbuh Agung Murdifi.*

Kegiatan reses di hadiri anggota DPR RI Komisi VII, Anggota DPRD Pelalawan  Rusdianto Sihombing, Monang Pasaribu, Pemerintah desa Kusuma, GM PT PLN Riau dan Kepri Agung Murdifi, Manager PLN Rayon Pekanbaru UP3 Hendra Manurung, Manager PLN UPL Pangkalan Kerinci Averus, Tolokoh Masyarakat.

 

Editor : Dian


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.