Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Rohil Raih Peringkat Pertama Lomba Keberhasilan dan Sekolah Adiwiyata Provinsi Riau 2022

91
×

Rohil Raih Peringkat Pertama Lomba Keberhasilan dan Sekolah Adiwiyata Provinsi Riau 2022

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Rohil | Kompas 1 Net– Minggu 14 agustus 2022, Bupati Afrizal Sintong SiP menghadiri acara Memperingati hari konservasi alam nasional ke 13.

Acara ini mengusung tema “Bersempena Hari jadi Provinsi Riau yang ke 65, Cinta Alam Tahura Menuju Riau Hijau” dan dilaksanakan di Taman Hutan Raya yang berlokasi di Kecamatan Minas Kabupaten Siak.

Bertepatan dengan Hari Konservasi Alam Nasional yang ke13 dan sebagai bentuk memasyarakatkan tentang konservasi alam perlu dilestarikan sebagai penyangga setiap kehidupan di dunia maka pemerintah provinsi Riau yang juga masih dalam suasana Hari jadi yang ke 65 memberikan penghargaan kepada Kepala Daerah yang berhasil meningkatkan pengelolaan kebersihan dan keteduhan untuk kategori Kabupaten atau Kota yang ada se Provinsi Riau.

Dari Kabupaten dan Kota yang ada se Provinsi Riau terdapat enam kabupaten yang meraih penghargaan Lomba kebersihan Kota yaitu Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kampar, Pelalawan serta Kabupaten Kuansing.

Dalam hal ini Kabupaten Rokan Hilir meraih peringkat Pertama. Selain itu juga kabupaten Rokan Hilir mendapatkan Penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi Riau 2022 yang mana ada lima sekolah yang meraih prestasi tersebut yakni SDN 003 Sei Menasib, SDN 010 Bangko Sempurna, SDN 007 Tangga Batu, SMPN 02 Bangko, SMAN 05 Bagan Sinembah.

Pada kesempatan ini Bupati Afrizal Sintong SiP yang didampingi oleh Kadis DLH Rokanhilir Suwandi S.sos serta Kabid IKP Diskominfotiks Hasnul Yamin menyampaikan “Luar biasa buat kabupaten Rokan Hilir, ini kita raih atas kerja keras dan niat baik kita semuanya terutama Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Rokan Hilir. Semoga ke depannya bisa kita pertahankan bahkan lebih kita tingkatkan lagi. Sekali lagi terimakasih pada semua pihak dan masyakarat kabupaten Rokan Hilir pada umumnya,”Pungkas nya.

Kegiatan yang dibuka oleh Gubernur Riau Syamsuar tersebut juga dihadiri oleh Forkopimda Provinsi Riau serta para Bupati dan Walikota atau yang mewakili dan para kepala OPD Provinsi Riau.

 

Rls


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.