Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Ramli, S.P.d., M.Pd.Resmi Jabat Camat Bandar Petalangan

443
×

Ramli, S.P.d., M.Pd.Resmi Jabat Camat Bandar Petalangan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PelalawanRamli, S.Pd., M.Pd resmi menjabat sebagai Camat Bandar Petalangan setelah dilantik bersamaan dengan belasan pejabat lainnya yang dipimpin oleh Pelaksana harian (PLh) Sekretaris Daerah (Sekda), Abdul Karim di Auditorium Kantor Bupati Lantai III.

Asisten I Zulhelmi, Kepala BKPSDM Darlis serta pejabat lainnya.pada hari Jumat (01/09/2023).

Putra asli Kecamatan Bandar Petalangan ini, karir ASN-nya memang berpindah-pindah dan sempat pula, menjadi salah satu Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Pangkalan Kuras.

Ramli sempat menjabat sebagai Lurah Rawang Empat, Kecamatan Bandar Petalangan.Terakhir, ia menjabat Kasi Pelayanan Umum di Kantor Camat Pangkalan Lesung.

Putra Kelahiran Kelurahan Rawang Empat pada tanggal 12 Juni 1979 ini, mengaku bersyukur atas kepercayaan Bupati Pelalawan untuk menempatkannya menjadi Camat Bandar Petalangan, ia pun berjanji akan tetap amanah dalam menjalankan tugas yang mulia ini.

“Alhamdulillah, terima kasih pak Bupati Pelalawan, H. Zukri Misran,SE.Atas kepercayaannya yang di berikannya kepada saya. Dan saya akan bekerja se – maksimal mungkin,” ucap Ramli.

Lebih lanjut, ia mengatakan, dengan jabatan baru yang diberikan saat ini, dirinya akan menjalankan intruksi sesuai arahan dari Bupati Pelalawan, yang mana, pelayanan publik menjadi prioritas utama.

“Karena sesuai fungsi dan tugas nya, Camat sebagai koordinator bagi pelayanan dan pemberdayaan masyarakat di lingkungan Kecamatan,” papar Ramli

Ia juga mengharapkan kepada semua pihak dalam meningkatkan dan mewujudkan Kecamatan Bandar Petalangan lebih baik lagike depannya.

“Mari sama-sama kita bersinergi dalam upaya dan meningkatkan pengamanan, ketertiban di lingkungan di Kecamatan Bandar Petalangan.

Semua pasti indah pada waktunya jika kita benar – benar menjalankan kita dengan Amanah,” imbuh Camat Bandar Petalangan Ramli ,S.Pd.M.Pd.

Untuk diketahui, Ramli, S.P.d., M.Pd, menggantikan Syamsi, S.H yang sekarang menjabat Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pelalawan.

Ini Nama – nama Pejabat Baru di lingkup Pemkab Pelalawan sesuai dengan surat keputusan, antara lain KEPUTUSAN BUPATI PELALAWAN Nomor.Kpts.800.1.3.3/BKPSDM/2023/865212. Tentang pengangkatan dan alih tugas dalam jabatan administrator (Eselon 3 dan 4) di lingkup Pemkab Pelalawan

1. FAZLI, S.AP (Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Pelalawan)

2 . SYAMSI, SH (Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pelalawan)

3. T CANDRA DELVI, S.Kom.
M.H (Kepala Bidang Pembinaan Dan Kinerja
Aparatur Badan Kepegawaian Dan
Pengembangan Sumber Daya Manusia
Kabupaten Pelalawan)

4 .YULDA SANTI, SKM (Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas
Kesehatan Kabupaten Pelalawan)

5 .AULIA ENOVEM, ST (Kepala Bidang Perindustrian Dinas Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah, Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Pelalawan)

6 .KUSNOL AHMADI, ST (Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah, Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Pelalawan)

7 .RAMLI, S.Pd,M.Pd. (Camat Bandar Petalangan Kabupaten Pelalawan)

8 . TENGKU ERIYUSRI, S.Pd (Lurah Teluk Dalam Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan)

9 .ABU SAMMA, SE (Lurah Teluk Meranti Kecamatan Teluk Meranti )

10. RINI FITRIANI, SE (Kepala Seksi Pelayanan Umum Kecamatan Pangkalan Lesung Kabupaten Pelalawan)

11. O MAYA WIDIYANTI, SE (Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Kerumutan Kabupaten Pelalawan)

12 ALI MURSYIDIN, S.IP (Kepala Seksi Pembangunan Dan Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Teluk
Meranti Kabupaten Pelalawan)

13 . TENGKU SAID YUSMAR,
S.Sos, MIP (Kepala Seksi Ketentraman dan
Ketertiban Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan )

14. dr.SITI ANDAN DEWI, Sp.D.L.P (Kepala UPTD Puskesmas Bandar Seikijang Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan)

15. HARNO, SKM (Kepala UPTD Puskesmas Kerumutan Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan )

Editor : Dian.


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.