Example floating
Example floating
Pendidikan

Jadi Sekolah Rujukan Prestasi Smpn 4 Siak Hulu Terima Studi Tiru dari Smpn 3 Tapung

26
×

Jadi Sekolah Rujukan Prestasi Smpn 4 Siak Hulu Terima Studi Tiru dari Smpn 3 Tapung

Sebarkan artikel ini
UPT SMPN 4 Siak Hulu menerima kedatangan kepala sekolah bersama guru dari SMPN 3 Tapung Selasa(10/2026 Foto: istimewa Aj)

SIAK HULU, Kompas1.Net– UPT SMP Negeri 4 Siak Hulu kembali menjadi sorotan sebagai sekolah rujukan prestasi di Kabupaten Kampar. Sekolah tersebut mendapat kunjungan Studi Tiru dari SMPN 3 Tapung, Selasa (27/10/2026).

Kunjungan ini tak lepas dari banyaknya prestasi yang diraih oleh UPT SMPN 4 Siak Hulu, baik tingkat Kabupaten, Provinsi maupun Nasional. Keberhasilan inilah yang ingin ditiru dan dipelajari oleh SMPN 3 Tapung.

Dalam studi tiru tersebut, SMPN 3 Tapung dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah Supriyatno, S.Pd, didampingi 15 orang guru yang tergabung dalam Tim Pengembangan Sekolah (TPS). Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kepala Sekolah UPT SMPN 4 Siak Hulu Mohammad Hujani bersama para guru, TU dan siswa.

Saat kunjungan, Kepsek UPT SMPN 4 Siak Hulu Mohammad Hujani memberikan ilmu dan kiat-kiat yang telah dilakukan untuk membangun budaya prestasi.

“Hari ini UPT SMPN 4 Siak Hulu menerima kedatangan kepala sekolah bersama guru dari SMPN 3 Tapung. Kedatangan dalam rangka studi tiru. Selama ini pihak SMPN mendengar informasi bahwa UPT SMPN 4 Siak Hulu merupakan salah satu SMPN yang berprestasi di Kabupaten Kampar. Begitu banyak prestasi yang telah ditorehkan para siswa baik itu tingkat Kabupaten, Provinsi maupun Nasional. Alhamdulillah berkat prestasi-prestasi inilah yang membuat harum nama UPT SMPN 4 Siak Hulu,” ujar M. Hujani.

Beberapa prestasi gemilang yang telah diraih UPT SMPN 4 Siak Hulu diantaranya:

Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional, puncaknya meraih Adiwiyata Mandiri

Juara 1 Lomba Sekolah Sehat tingkat Kabupaten Kampar- Sekolah Peduli Lingkungan

Juara 2 Gerakan Kepramukaan tingkat Provinsi

Medali Emas dan Perak Olimpiade Sains Nasional (OSN) untuk mapel IPA dan IPS

Juara 1 Olimpiade Bahasa Inggris tingkat Provinsi

“Dalam sela-sela kunjungan Studi Tiru SMPN 3 Tapung, saya juga menyerahkan medali kepada beberapa orang siswa berprestasi. Mereka telah meraih emas dan perak dalam kejuaraan Olimpiade Sains tingkat Nasional mata pelajaran IPA dan IPS. Juga diserahkan medali emas juara 1 lomba Olimpiade Bahasa Inggris tingkat Provinsi,” lanjut Mohamad Hujani

Salah satu yang menjadi perhatian serius tim SMPN 3 Tapung adalah Program Guru Wali yang berjalan efektif di UPT SMPN 4 Siak Hulu.

Program ini telah masuk roster dan dijalankan setiap minggu. Sedangkan di SMPN 3 Tapung baru bisa dijalankan satu bulan sekali.

“Program ini akan jadi wadah para siswa untuk membahas persoalan-persoalan yang ada, baik itu persoalan dalam pembelajaran, masalah di sekolah atau lingkungan sekitar termasuk di keluarga dan juga persoalan tentang bullying yang dialami siswa. Nantinya para Guru Wali akan mencari dan memberikan solusi terbaik pada para siswa,” urai Kepsek.

Selain itu, tim SMPN 3 Tapung juga kagum dengan budaya tertib siswa UPT SMPN 4 Siak Hulu, dimana para siswa membiasakan membuka sepatu saat masuk ruangan dan menatanya dengan rapi di luar ruangan. Hal kecil namun menunjukkan karakter siswa telah terbentuk berkat kolaborasi Kepala Sekolah, Guru, Wali Kelas, Guru Wali dan siswa itu sendiri.

Sementara dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda, UPT SMPN 4 Siak Hulu berencana akan melaksanakan berbagai kegiatan.

“Untuk Sumpah Pemuda besok kita akan melaksanakan Upacara Bendera. Selain itu bentuk apresiasi terlaksananya kegiatan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928, SMPN 4 menginstruksikan untuk menggunakan seragam adat, baik itu pada para guru dan siswa. Selain upacara juga akan dilaksanakan pentas seni untuk menyalurkan minat dan bakat siswa,” ujar Kepsek.

Kepsek Mohammad Hujani berharap kedepannya akan semakin terjalin kerjasama yang baik antara Kepala Sekolah, Guru, Siswa, TU maupun wali murid.

“Tanpa Kerjasama dan memperkuat tali kekeluargaan maka tak mungkin bisa mencapai tujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Jadi kolaborasi dan komunikasi harus lebih dibangun. Para guru harus menyadari bahwa tugas mendidik dan mengajar adalah tanggung jawab utama demi melahirkan generasi-generasi kedepan yang lebih sukses, berhasil, berkarakter dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *