Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Sosialisasi Kebijakan LKD, Bupati H. Zukri Didampingi Anggota DPRD Pelalawan Serahkan Bantuan Pupuk Gratis

1152
×

Sosialisasi Kebijakan LKD, Bupati H. Zukri Didampingi Anggota DPRD Pelalawan Serahkan Bantuan Pupuk Gratis

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Caption: Bupati Pelalawan bersama anggota DPRD Pelalawan serahkan pupuk gratis kepada masyarakat

Pelaksanaan – Bupati Pelalawan H. Zukri SE menyampaikan sosialisasi Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) di dua Kelurahan dan satu desa di Kecamatan Pangkalan Lesung dan Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau. Selasa (27/12/2023).

Selain itu, Bupati H. Zukri SE didamping anggota DPRD Kabupaten Pelalawan Dapil III Abdul Nasib SH dan Sudirman DPRD Pelalawan Dapil IV Sudirman SH membagikan pupuk gratis dari program Pemerintah Daerah Pelalawan kepada masyarakat.

Tampak hadir dalam acara Ketua BKMT Kabupaten Pelalawan Sella Pitaloka S.AP, Ketua HIPMI Pelalawan Bung Fadlan S.IP, Kepala Dinas PMD Novri Wahyudi M.Si, Kadis Kesehatan H. Asril M.Kes, Camat Pangkalan Lesung Abdul Gafur SH dan tokoh masyarakat serta masyarakat penerima bantuan.

Dalam Pengarahan Kebijakan Pemerintah Daerah pada LKD di Kelurahan Pangkalan lesung dan desa Mayang Sari serta Kelurahan Ukui, Bupati H. Zukri SE mengatakan bahwa Pentingnya sosialisasi LKD yang berguna untuk kenyamanan dan perbaikan kampung/desa sehingga lebih nyaman di tempati.

“Dalam LKD kita (RT,RW,Pendamping Siaga) harus bahu membahu dalam membangun kampung, membangun desa saling tolong menolong, saling mengingatkan agar dapat menjadikan kenyamanan di desa kita,”ucap H. Zukri SE.

Lanjut Bupati H. Zukri SE juga mengingatkan masyarakat agar mempergunakan layanan yang telah di berikan oleh Pemerintah Daerah, melalui Aplikasi KLIK Pelalawan, masyarakat bisa memberikan aspirasi kepada Bupati Pelalawan sehingga masyarakat tidak Perlu menemuinya untuk menyampaikan aspirasi.

“Sekarang melalui Klik Pelalawan seluruh Perangkat Desa dan masyarakat bisa mengadu dengan Lapor bup dan itu akan sampai ke Bupati Pelalawan Langsung,” terang Bupati yang dikenal pengayom Anak Yatim-piatu ini.

Selain itu, Bupati H. Zukri SE juga mengingatkan bahwa harus memikirkan kedepannya, seluruh perangkat desa harus Ikhlas, gunakan jabatan dengan baik untuk menolong masyarakat.

“Kita harus ikhlas, gunakan jabatan untuk menolong orang yang membutuhkan, ” pesan mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau ini.

Terakhir Bupati H. Zukri SE menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pelalawan selalu memberikan yang terbaik untuk warganya, agar tidak adanya masyarakat miskin yang terlantar. Oleh karena itu, Ia bermimpi bahwa tidak ada lagi anak yatim yang terlantar, untuk saat ini anak yatim sudah menerima bantuan lebih kurang 5500 orang serta fakir dan janda tua.

Di bidang kesehatan, Bupati H. Zukri SE menyebutkan bahwa pengobatan Gratis untuk warga Kabupaten Pelalawan hanya menggunakan KTP Pelalawan. Sedangkan, untuk membantu para petani, Pemerintah Daerah Pelalawan juga memberikan bantuan pupuk secara Gratis.

Bahkan dibidang UMKM, Pemda Pelalawan juga memberikan pinjaman modal UMKM Gratis bagi pelaku UMKM dengan Bunga 0% melalui Bank Amanah milik Pemerintah Daerah Pelalawan.

“Saya meminta seluruh masyarakat agar memberikan doa kepada Pemda Pelalawan agar di tahun 2024 seluruh anak yatim piatu di kabupaten Pelalawan di berikan fasilitas pendidikan gratis yaitu buku, sepatu, tas, dan lain-lainnya,” harapan Bupati H. Zukri SE.

Sementara itu, Camat Pangkalan Lesung Abdul Gafur SH mengucapkan terima kasih kedatangan Bupati Pelalawan dalam presmian Pelalawan Sejuk dan Pengarahan Kebijakan LKD di Kecamatan Pangkalan Lesung.

“Saya mengucapkan terimakasih serta selamat atas peresmian Pelalawan Sejuk oleh bapak Bupati Pelalawan karena seluruh desa di Kecamatan Pangkalan Lesung mendapat bibit Kelor secara Gratis dan pupuk Gratis dan bantuan Jalan yang berada di wilayah Kecamatan Pangkalan Lesung,” pungkas Camat Pangkalan Lesung, Abdul Gafur SH. *


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.