Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Ratusan Masyarakat Ramaikan Jalan Santai Bersama Dalam Rangka HUT Rohil ke-24 dan Bulan Inklusi Keuangan

25
×

Ratusan Masyarakat Ramaikan Jalan Santai Bersama Dalam Rangka HUT Rohil ke-24 dan Bulan Inklusi Keuangan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Rohil, Kompas 1 Net– Ratusan masyarakat yang terdiri dari berbagai elemen ramaikan jalan santai bersama dalam rangka Hari jadi Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) ke-24 tahun 2023. Jalan santai tersebut dipusatkan di jalan Merdeka, Bagansiapiapi.

Pelepasan ratusan peserta ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Bupati Rohil yang diwakili Sekda Rohil H Fauzi Efrizal didampingi ketua PKK Sanimar Afrizal kepala Bank Riau dan dihadiri Asisten, Wadanramil 01 Bangko Kapten Arh Simson Siregar, para kepala OPD, Ketua GRMB Nalladia Ayu Rokan dan berbagai unsur lainnya.

Dalam kegiatan jalan santai yang di inisiasi Bank Riau bersama Pemda Rohil tersebut juga dibarengi dengan bazar UMKM dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2023.

Bupati Rohil yang diwakili Sekda Rohil H Fauzi Efrizal dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang begitu antusias dalam mengikuti acara jalan santai bersama tersebut.

H Fauzi Efrizal menerangkan, dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk atau layanan jasa keuangan serta mendorong akselerasi penambahan jumlah rekening maupun penggunaan produk dan jasa keuangan, Pemkab Rohil bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersinergi dengan Kementrian/Lembaga terkait beserta Lembaga Jasa Keuangan menyelenggarakan rangkaian kegiatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) secara terintegrasi, masif dan berkelanjutan seluruh wilayah indonesia sejak bulan Mei hingga puncak kegiatannya pada bulan Oktober tahun 2023.

Sehubungan dengan puncak pelaksanaan kegiatan Bulan Inklusi Keuangan tahun 2023 dengan tema “Akses Keuangan Merata, Masyarakat Sejahtera”, akan diisi dengan kegiatan Jalan santai
dalam rangka memeriahkan hari jadi kabupaten Rokan Hilir yang ke-
24 dan kegiatan edukasi serta literasi.

Dimana sebutnya, tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan literasi dan
penggunaan produk dan layanan Jasa keuangan bagi masyarakat sehingga dapat mendorong pencapaian target inklusi keuangan pada tahun 2024 serta mengurangi kesenjangan tingkat
literasi dan inklusi keuangan, dan masyarakat dapat memperoleh
manfaat dari layanan keuangan yang merata dan berkelanjutan.

Disamping itu lanjutnya, kegiatan ini diharapkan dapat lebih mendekatkan masyarakat Kabupaten Rohil khususnya pelaku UMKM dengan produk dan layanan keuangan dengan terbukanya akses keuangan masyarakat terhadap penggunaan produk dan layanan keuangan sesuai dengan kebutuhan dan
kemampuan yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejehteraar
masyarakat secara merata.

Melalui kegiatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) ini juga diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan di Kabupaten Rokan Hilir.

“Kami berharap Lembaga Jasa
Keuangan atau perbankan di wilayah Kabupaten Rokan Hilir dapat
terus bekerja sama, berkolaborasi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir. Semoga kegiatan inl menjadi edukasi serta
Iiterasi yang lebih masif terhadap produk dan layanan jasa industri keuangan menuju “Well Financial Literate” khususnya para pelaku UMKM,” sebutnya.

Guna memeriahkan kegiatan jalan santai bersama itu, panitia juga telah menyediakan puluhan doorprize dengan hadiah utama sepeda listrik.

Bupati Rohil Afrizal Sintong SIP, M.Si yang hadir saat acara berlangsung juga turut mencabut nomor undian dan menyerahkan hadiah kepada para penerima undian.


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.