Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Peringati Hari Buruh, Bupati Ade Silahturahmi Bersama Serikat Pekerja dan Buruh

75
×

Peringati Hari Buruh, Bupati Ade Silahturahmi Bersama Serikat Pekerja dan Buruh

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

INHU, Kompas 1 net – Dalam rangka menyambut Hari Buruh (May Day) 2025, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto didampingi Wakil Bupati Hendrizal menghadiri acara silahturahmi bersama Serikat Pekerja dan Buruh Se-Kabupaten Indragiri Hulu.

Berpusat di Gedung Dang Purnama, Kamis (01/05/25). Acara silahturahmi itu turut dihadiri oleh Ketua DPRD Inhu beserta jajaran unsur Forkopimda, Kepala BPJS Ketenagakerjaan dan Kepala BPJS Kesehatan.

Dalam sambutannya, Bupati Ade mengucapkan Selamat Hari Buruh untuk seluruh pekerja dan buruh di Kabupaten Inhu.

Melalui kesempatan itu juga Bupati Ade berharap pemerintah bersama para pekerja dapat menjalin komunikasi serta berdiskusi untuk menghadapi berbagai macam permasalahan.

“Memperingati Hari Buruh, saya tentunya berharapa serikat pekerja dan buruh menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Apapun kondisinya kita semua memiliki kontribusi yang sama ditempat masing-masing,” ujar Bupati Ade.

Bupati Ade menegaskan bahwa dirinya akan memonitoring dan mengawasi kondisi pekerja diseluruh sudut Kabupaten Inhu.

“Saya dengan tegas akan berkomitmen memonitoring sekaligus mengawasi kondisi pekerja dan buruh diseluruh Kabupaten Inhu,” tegasnya.

Bersama pihak BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan Bupati Ade turut menyerahkan bantuan sembako, santunan kesehatan, dan kecelakaan serta santunan kepada keluarga korban kecelakaan dalam bekerja.

Disampaikan Bupati bahwa pemerintah saat ini berfokus pada pembangunan infrastruktur jalan, untuk itu Bupati Ade meminta kontribusi dari perusahaan melakukan tanggung jawab hak kepada masyarakat sebagaimana mestinya.

“Pemerintah berkomitmen tidak akan banyak membebani perusahaan kecuali terhadap tanggung jawab perusahan kepada hak masyarakat,” tutur Ade.

“Berikan kami masukan saran dan kritik yang menjadi solusi untuk kemajuan Indragiri Hulu. Semoga dedikasi kita dalam bekerja akan dicatat oleh Allah swt, dan dikenang oleh bangsa dan negara,” tutup Bupati.

Selanjutnya, Bupati bersama jajaran membuka sesi diskusi bersama kelompok pekerja sekaligus beramah tamah.


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.