Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Perbaiki Kinerja Administrasi, Desa Teluk Rhu Gelar Pelatihan Kelembagaan

42
×

Perbaiki Kinerja Administrasi, Desa Teluk Rhu Gelar Pelatihan Kelembagaan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Desa Teluk Rhu -Bengkalis, Kompas 1 Net – Bertempat Di Gedung Serba Guna jalan suka Damai Dusun Dua, Pemdes Teluk Rhu melaksanakan Giat Pelatihan Kelembagaan (28 Febuari 2023) Dengan mendatangkan Pemateri Tenaga Akutansi, Nora Tika ,SE,Sy, di dampingi oleh Korcam P3MD Efendi S,Pd dari Kecamatan Rupat Utara.

Kegiatan Desa ini dihadiri Kades Teluk Rhu Mansur, Ketua BPD Syawuden, bersama seluruh staff Desa,dan Lembaga Desa yang ada desa Teluk Rhu.

Pelatihan ini sangat berguna, Supaya setiap Lembaga Desa tau apa saja yang menjadi tanggung jawab dan juga harus bisa membuat dan lebih matang dalam hal bekerja dan membuat Administrasi Desa yang berupa SPJ sesuai Prosedur yang di tetapkan oleh Pemerintah”,ungkap Nora saat memberikan materi.

Korcam P3MD Efendi S,PD Mengatakan “Melalui Program Dana Desa dengan di lakukan pelatihan peningkatan kapasitas lembaga desa agar lebih baik lagi,dalam bekerja dan melengkapi Ketertiban Administrasi,Jadi dengan adanya pelatihan ini diharapkan agar pihak Staff desa bisa lebih semangat lagi, karena pelatihan ini amat berguna dalam hal pembuatan SPJ setiap kegiatan yang ada di desa ini tutur nya,selaku Penanggung jawab kegiatan ini.

 

Dengan adanya kegiatan ini agar setiap Lembaga Desa dapat menyampaikan saran pendapat terhadap apa saja pembangunan Desa,Seperti yang tertuang didalam RPJM Desa.Sehingga dapat di jadikan acuan Pemdes dalam pembuatan RKP Desa tahun ketahun jawab Kades saat di wawancarai oleh pihak media.

Sementara itu Ketua BPD juga turut memberikan komentar yang senada dan juga menerangkan dengan adanya Pelatihan ini diharapkan semua lembaga Desa dapat bekerja sama dan bisa bekerja lebih lagi dalam hal melaksanakan giat kinerja di Pemerintahan Desa tersebut,”tutupnya.

 

indra.s


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.