Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Pemdes Tanjung Punak adakan Rapat Persiapan MTQ ke XXI : Asri Pesan Ini..! 

70
×

Pemdes Tanjung Punak adakan Rapat Persiapan MTQ ke XXI : Asri Pesan Ini..! 

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Rupat Utara, Kompas 1 Net– Memasuki tahun anggaran baru awal tahun ini berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan terus ditingkatkan dengan harapan Program yang di arahkan Pemerintah Kecamatan dan Kabupaten bisa terlaksana dengan baik.

Salah satu program kali ini Desa Tanjung Punak Kecamatan Rupat Utara adalah pada Senin 29 April 2024. Pukul 09:00 WIB, berupa agenda melaksanakan kegiatan rutin MTQ ke XXI.

Untuk itu dilakukan rapat pembentukan panitia MTQ yang langsung dipimpin Kades Tanjung Punak Asri, dihadiri oleh seluruh Pejabat Desa di mulai dari RT, RW, Kadus tokoh pemuda BPD, LAM, Tokoh Pendidikan, Tokoh perempuan dan tokoh Agama serta para pejabat desa multi fungsi lainnya. Rapat digelar bertempat di Aula Pertemuan Kantor Desa Tanjung Punak

“Kali ini diharapkan semua elemen para panitia yang telah di tetapkan bisa bekerja sama untuk bisa memeriahkan acara ini bersama masyarakat dan setiap Rt/Rw untuk mengirimkan para pesertanya, dan pertandingan ini juga terbuka untuk umum yang menyasarkan kepada kaum muda sebagai suatu benteng ilmu yang berguna bagi mereka kelak sebagai generasi penerus bangsa, dan dengan adanya giat ini juga para kawula muda agar bisa berfikiran positif serta sadar dan dapat menjauhi dari segala perilaku yang merugikan diri sendiri terutama Narkoba, Kata Asri untuk acara MTQ.

Dikatakan Kades, lagi ,” MTQ yang ke XXI Desa Tanjung Punak ditetapkan pada tanggal 16 Mei 2024, dengan anggaran sebesar 50 Juta Rupiah yang ditetapkan oleh pihak Pemdes, yang di anggarkan dari Dana BERMASA, Adapun Dana tersebut memang di peruntukan untuk pembangunan dan pemberdayaan.

“Terimakasih yang sebesar sebarnya kita ucapakan kepada Bupati Bengkalis lewat program Bermasa ini, kita bisa membangun apa yang menjadi prioritas bagi masyarakat banyak semoga kedepannya ini terus bergulir dan pembangunan terhadap masyarakat terus kita gulirkan sesuai dengan harapan ibu Bupati kita ” ujarnya menutup sambutan.

 

Indra,S. Kompas 1 Net melaporkan


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.