Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Camat Rupat Safari Ramadhan di Desa Sukarjo Mesim, dan Berikan Santunan

57
×

Camat Rupat Safari Ramadhan di Desa Sukarjo Mesim, dan Berikan Santunan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bengkalis, Kompas 1 Net- Camat Rupat Kabupaten Bengkalis Hariadi, S. Sos. M.Si, didampingi Upika Rupat terdiri dari Kapolsek Rupat AKP Siswoyo SH, Danramil 04 Rupat. Lettu Budiansah Saragih beserta rombongan, turun Safari Ramadhan ke Desa Sukarjo Mesim. Selasa 19 Maret 2024.

Kehadiran Camat Rupat disambut Masjid Jami’ Babul lkhsan,yang terletak diDusun Paret Kelam, oleh Kades Sukoharjo Mesim, Bhabinkamtibmas Bripka Edwin Elbrtha Wirzal. Ketua BPD beserta anggota, Kadus , RT dan RW, Imam Masjid, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Masyarakat.

Rangkaian kegiatan, Buka puasa bersama, Shalat Magrib Berjamaah, makan bersama dan dilanjutkan Shalat Isya dan Taraweh bersama yang di Imami Imam Masjid tersebut.

Kades Sukarjo Mesim dalam sambutannya mengajak masyarakat Sukoharjo untuk menjadikan Acara Safari Ramadhan tersebut sebagai ajang Silaturahmi.

Marilah kita jadikan Safari Ramadhan ini sebagai ajang untuk mempererat hubungan silaturahmi, karena di acara ini kita berkumpul bersama dari seluruh dusun, dan masyarakat di Desa Sukoharjo Mesim, dan semoga kita semua bisa melaksanakan ibadah Puasa di bulan Ramadhan ini dengan baik, sesuai yang di anjurkan dalam agama kita,” harapnya.

Sementara itu Camat Rupat, menyatakan,” Tujuan dari Syafari Ramadhan ini seperti yang di katakan Kades tadi pertama dapat menjalin Silaturahmi. guna bersama membangun Kecamatan Rupat ini lebih baik, Silaturahmi bersama tokoh Masyarakat, dan bersama masyarakat Rupat tentunya,

Kepada masyarakat Rupat supaya terus membantu dan mendukung semua Program yang di laksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis, karena kita masyarakat Rupat benar – benar merasakan begitu banyaknya pembangunan Insfrastruktur baik di kecamatan Rupat maupun kecamatan Rupat Utara.

Begitu juga dengan Program luar biasa oleh Bupati Bengkalis Program Bermasa yang membantu pemerintah Desa dengan mengucurkan Dana 1 Milyard perdesa perkecamatan. Kita lihat bersama dulu jalan dari Tanjung kapal hingga Pangkalan nyirih ini khususnya nya, bisa di katakan agak sulit untuk kita lalui, tapi sekarang berkat gigih nya Bupati Kabupaten Bengkalis dalam membuat permohonan permohonan dan loby baik ke Provinsi maupun ke Pusat, hari ini kita merasakan hal yang luar biasa, terasa pesatnya pembangunan di Kecamatan Rupat – Rupat Utara.

Dan kita berbangga bahwa terlihat begitu banyak nya penghargaan yang di Raih oleh Bupati Kabupaten Bengkalis Kasmarni, yang di berikan oleh Pemerintah Pusat, merupakan bukti bahwa keberhasilan Bupati dalam memimpin Kabupaten ini,” tutupnya.

Acara dilanjutkan penyerahan santunan kepada anak – anak Yatim, Janda dan kaum Duafa, Para penerima santunan semua sesuai data yang ditentukan dari Pemerintah Desa sebagai Pelaksana. Kegiatan dilanjutkan dengan ceramah Agama yang di isi oleh Ustadz Kaslan.

 

Indar.s


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.