Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Lantik Dewan Hakim MTQ XL di Rohil, Gubri : Pemenang Akan Jadi Duta Riau di MTQ Tingkat Nasional

77
×

Lantik Dewan Hakim MTQ XL di Rohil, Gubri : Pemenang Akan Jadi Duta Riau di MTQ Tingkat Nasional

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Rohil | Kompas 1 Net— Gubernur Riau H Syamsuar secara langsung melantik Dewan Hakim MTQ Ke-40 Tingkat Provinsi Riau Tahun 2022 yang kita selenggarakan di depan Mess Pemda Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Sabtu (23/7/2022) malam.

Malam taaruf dan pelantikan dewan hakim tersebut tampak dihadiri Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro, Mantan Menteri Agama RI Prof. DR. H. Said Agil Husen Al Munawar, Lc. MA, Ketua LPTQ Provinsi Riau, Wabup Rohil H Sulaiman, ketua DPRD Rohil Maston, para Bupati dan Walikota se Provinsi Riau serta berbagai unsur lainnya.

Sambutan Bupati Rohil Afrizal Sintong menyampaikan ucapan selamat datang kepada Gubernur, Sekjen Kemendagri, mantan Menteri Agama RI, para Bupati dan Walikota dan seluruh khafilah di ibu kota Bagansiapiapi.

Bupati menyebutkan, momentum ini selain sebagai bentuk penghormatan kepada para khafilah, juga sebagai ajang mempererat ukhuwah Islamiyah dan juga simbol persatuan dan kebersamaan hidup damai yang terajut erat, rukun dan harmonis dalam bingkai toleransi.

“Semoga momentum yang berharga ini membawa kedamaian bagi kita semua, serta mendorong terjadinya pembaharuan sikap mental, moralitas, dan perilaku masyarakat untuk secara sadar tetap berpegang teguh pada tuntunan dan nilai-nilai ajaran gama,” katanya.

Bupati menyampaikan ucapkan terimakasih terkhusus kepada Gubernur Riau yang sudah mempercayakan Kabupaten Rokan Hilir sebagai tuan rumah dalam rangka menyelenggarakan MTQ Ke-40 Tingkat Provinsi Riau.

Kepada para dewan hakim yang baru dilantik kata Bupati, bahwa tugas dewan hakim merupakan suatu kepercayaan dan

kehormatan yang diberikan, karena tugas yang akan dilaksanakan menyangkut keputusan hukum yang harus dipertanggung jawabkan, baik kepada Allah SWT maupun kepada umat manusia, selain itu tugas Dewan Hakim juga suatu tantangan, ujian dan cobaan.

“Oleh sebab itu, kejujuran dan sikap independent sebagai dewan hakim sangat dibutuhkan agar menjaga amanah dan tanggungjawab yang diemban, saya ucapkan selamat bertugas kepada Para Dewan Hakim yang baru dilantik semoga dalam menjalankan tugas dan amanah yang diemban,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Riau H Syamsuar dalam sambutannya menyampaikan ucapan rasa syukur karena pengukuhan dewan hakim pada MTQ XL tingkat Provinsi Riau di Bagansiapiapi berjalan lancar.

“Kami yakin dewan hakim yang baru dilantik memiliki kemampuan untuk memberikan penilaian dalam bidangnya masing-masing,” sebut Gubernur.

Gubernur menyebutkan, penilaian yang objektif sangat dibutuhkan dalam perhelatan MTQ ini. Sehingga, hasilnya memiliki kwalitas sebagai mana yang di harapan.

Sebagai dewan hakim tambah Gubernur, harus berupaya semaksimal mungkin memberikan yang terbaik bagi masyarakat juga harus memiliki keikhlasan dan berani bertanggung jawab untuk menjamin kerahasiaan dan keadilan memberikan penilaian pada pelaksanaan MTQ Ke-40 Tingkat Provinsi Riau kali ini.

Dewan hakim harus benar-benar memberikan penilaian dan memutuskan para pemenang dalam setiap cabang musabaqoh secara objektif dan benar, penilaian terbaik diberikan kepada para peserta yang memiliki kemampuan, kelayakan dan kepantasan untuk menjadi pemenang.

“Karena kelak para pemenang tersebut akan dipersiapkan sebagai duta maupun utusan yang akan mewakili Provinsi Riau untuk mengikuti perhelatan MTQ Tingkat Nasional Ke-29 Tahun 2022, yang Insya Allah akan dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Selatan pada bulan Oktober mendatang,” pungkasnya.

 

Harmi Kiri


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.