Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

DLH Rohil:Sudah 14 Tahun Menunggu, Dipimpin Pak Afrizal Sintong Barulah Kita Meraih Adipura

153
×

DLH Rohil:Sudah 14 Tahun Menunggu, Dipimpin Pak Afrizal Sintong Barulah Kita Meraih Adipura

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Rohil, Kompas 1 Net- Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar syukuran sekaligus pembagian sembako dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan 1444H tahun 2023. Acara tersebut dipusatkan di Hutan Kota, Jalan Kecamatan, Bagansiapiapi, Senin (20/3/2023) sore.

Acara syukuran ini di hadiri langsung Bupati Rohil Afrizal Sintong SIP bersama Ketua PKK Sanimar Afrizal, beberapa Kepala OPD, Ketua GRMB Rohil Nalladia Ayu Rokan serta berbagai unsur lainnya dan di sambut langsung Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Suwandi bersama ribuan petugas kebersihan dan pengawas.

Kadis DLH Rohil Suwandi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Rohil yang telah berkenan hadir bersama ribuan petugas kebersihan dalam acara syukuran tersebut.

“Kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur kami khusunya petugas kebersihan DLH yang telah berusaha bekerja dan berhasil kembali meraih Adipura. Selama 14 tahun menunggu barulah di kepemimpinan bapak Afrizal sintong kita kembali mendapatkan penghargaan Adipura,” kata Suwandi.

Untuk pembagian Sembako sendiri lanjutnya, ada sebanyak 700 paket yang terdiri dari Beras 5 Kg dan 1 liter minyak goreng dan akan dibagikan kepada petugas kebersihan DLH Rohil.

“Adapun sembako ini kami himpun dari infaq dan sedekah dari seluruh petugas yang di kumpulkan setiap hari Jumat dan ini merupakan ke empat kalinya kita laksanakan, ” terangnya.

Hingga menjelang bulan suci ramadhan ini sebut Suwandi, 1.800 petugas kebersihan dan taman sudah mendapat santunan berupa paket sembako.

Sementara itu Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada DLH Rohil yang telah meraih penghargaan adipura serta syukuran dan pembagian sembako jelang bulan suci Ramadhan yang dilaksanakan.

“Ini sangat luar biasa saya menyampaikan ucapan selamat dan terimakasih kepada Kadis dan seluruh petugas, pengawas PNS dilingkungan DLH. Setelah sekian lama akhirnya tahun ini kita menerima penghargaan tersebut,” katanya.

Pemerintah daerah sebut Bupati, tentunya merasa bangga atas pencapaian yang tertinggi yang dilakukan seluruh petugas DLH dengan mendapatkan penghargaan Adipura.

“Semoga penghargaan Adipura ini dapat di pertahan untuk selanjutnya,” harap Bupati.

Dalam kesempatan iti, Bupati juga berharap dukungan dari seluruh lapisan masyarakat terhadap semua program yang dilaksanakan dinas lingkungan hidup, termasuk untuk mengindahkan kota Bagansiapiapi agar terlihat bersih indah dan rapi. (Rilis Diskominfotiks Rohil)


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.