Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Kodim 0321 Rohil Raih Juara 1 Piala Kasad, Bupati Afrizal Sintong Ucapkan Selamat

78
×

Kodim 0321 Rohil Raih Juara 1 Piala Kasad, Bupati Afrizal Sintong Ucapkan Selamat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Rohil | Kompas 1 Net- Tim sepak bola santri, Al-Majidiyah FC dibawah pembinaan Kodim 0321/Rohil berhasil menyabet juara 1 Liga Santri Piala Kasad Tahun 2022 yang di selenggarakan Kota Pekan Baru.

Dengan prestasi gemilang tersebut, Bupati Rohil Afrizal Sintong memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Kodim 0321 Rohil dibawah Komando Letkol Inf M Erfani SH M.Tr yang telah berhasil meraih juara liga santri piala Kasad tingkat Provinsi Riau.

“Ini merupakan prestasi yang luar biasa, selaku Pemerintah Daerah kami tentunya menyampaikan ucapan selamat Dandim dan jajarannya serta kepada pesantren Al-Majidiyah,” kata Bupati saat dikonfirmasi, Sabtu (20/8/2022).

Pemda Rohil lanjut Bupati, akan terus memberikan dukungan perhelatan liga santri tersebut. Bupati juga meminta dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Rohil agar Al-Majidiyah FC dibawah binaan Kodim 0321 Rohil dapat meraih juara tingkat Nasional.

“Mari kita dukung dan doakan semoga Kodim 0321 Rohil menjadi juara Nasional Liga Santri Piala Kasad ini,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Piala Kasad tingkat Provinsi Riau dibuka oleh Komandan Korem 031/Wira Bima Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung, S.A.P pada Minggu 14 Agustus 2022 ini diikuti 10 tim sepakbola santri dari seluruh Kabupaten Kota yang ada di Provinsi Riau.

Dalam laga Puncak yang dilaksanakan pada hari Jumat, 19 Agustus 2022 Al-Majidiyah Rohil memukul Assallam FC dari Kabupaten Kampar dengan score telak 4-0 tanpa balas.

Usai pertandingan final dilaksanakan, acara penutupan dilakukan oleh Danrem 031/WB yang diwakili oleh Kasipers Korem Kolonel Inf Asep Supriatna, S.I.P sekaligus penyerahan hadiah kepada para pemenang.

Dengan hasil yang diperoleh ini, maka Al-Majidiyah FC Rohil berhak melaju ke pertandingan liga santri selanjutnya di tingkat nasional mulai 25 september hingga 22 Oktober 2022 mendatang.

 

  • Harmi Kiri Kompas 1 Net melaporkan

IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.