Example floating
Example floating
BeritaNasional

Tim Peneliti PBA UNJ Kembangkan Bahan Ajar Digital Tata Bahasa Arab Berbasis Multimedia Interaktif untuk Mahasiswa Pemula

9
×

Tim Peneliti PBA UNJ Kembangkan Bahan Ajar Digital Tata Bahasa Arab Berbasis Multimedia Interaktif untuk Mahasiswa Pemula

Sebarkan artikel ini
FOTO: Tim Peneliti Prodi Pendidikan Bahasa Arab FBS UNJ Kembangkan Bahan Ajar Digital Tata Bahasa Arab Berbasis Multimedia Interaktif Berorientasi Self-Regulated Learning bagi Mahasiswa Pemula (Andre Hariyanto/KOMPAS1)
FOTO: Tim Peneliti Prodi Pendidikan Bahasa Arab FBS UNJ Kembangkan Bahan Ajar Digital Tata Bahasa Arab Berbasis Multimedia Interaktif Berorientasi Self-Regulated Learning bagi Mahasiswa Pemula (Andre Hariyanto/KOMPAS1)
Example 468x60

KOMPAS 1 NET, Jakarta – Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk pada pembelajaran bahasa Arab di perguruan tinggi. Menjawab tantangan tersebut, Tim Peneliti Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) tengah mengembangkan Bahan Ajar Digital Tata Bahasa Arab Berbasis Multimedia Interaktif Berorientasi Self-Regulated Learning bagi Mahasiswa Pemula. Penelitian ini didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Jakarta melalui Hibah Penelitian Internal Tahun 2026.

FOTO: Pelatihan Kepenulisan Jurnalistik Bergelar CIJ dari Lembaga AR Learning Center (Andre Hariyanto/KOMPAS 1)
FOTO: Pelatihan Kepenulisan Jurnalistik Bergelar CIJ dari Lembaga AR Learning Center (Andre Hariyanto/KOMPAS 1)

Penelitian dipimpin oleh Siti Masyitoh, S.Hum., M.A. sebagai ketua peneliti bersama Rifda Haniefa, M.Pd., Dr. Samsi Setiadi, M.Pd., Ihwan Rahman Bahtiar, M.Pd., dan Dr. Puti Zulharby, M.Pd. Tim penelitian juga melibatkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab yaitu Akila Zika Al-Amani dan Muhamad Fahri dalam pengembangan bahan ajar digital.

Penelitian dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta, berangkat dari hasil analisis kebutuhan yang menunjukkan bahwa mahasiswa masih mengalami berbagai kendala dalam mempelajari tata bahasa Arab (qawā’id). Kesulitan tersebut meliputi pemahaman konsep-konsep tata bahasa yang bersifat abstrak, perubahan bentuk kata (taṣrīf), struktur kalimat bahasa Arab, serta penerapan kaidah dalam konteks penggunaan bahasa. Selain itu, mahasiswa mengharapkan bahan ajar yang mampu menyajikan materi secara lebih sederhana melalui rumus cepat, kata kunci, ilustrasi visual, video pembelajaran, serta latihan yang interaktif sehingga dapat membantu mereka belajar secara lebih efektif dan mandiri.

Ketua peneliti, Siti Masyitoh, S.Hum., M.A., menjelaskan bahwa pengembangan bahan ajar ini tidak hanya bertujuan menghadirkan teknologi ke dalam pembelajaran, tetapi juga membangun pengalaman belajar yang lebih bermakna melalui desain pembelajaran yang sistematis.

“Bahan ajar digital yang kami kembangkan tidak sekadar mengubah materi cetak ke dalam format digital. Kami merancangnya sebagai media belajar interaktif yang mampu membantu mahasiswa memahami tata bahasa Arab melalui penyajian yang lebih sederhana, visual, dan kontekstual, sekaligus mendorong mereka menjadi pembelajar yang mandiri melalui penerapan prinsip-prinsip Self-Regulated Learning,” jelas Siti Masyitoh.

Keunggulan bahan ajar yang dikembangkan terletak pada integrasi multimedia interaktif dengan pendekatan Self-Regulated Learning dalam satu desain pembelajaran yang utuh. Materi disajikan melalui kombinasi teks, ilustrasi, audio, video, animasi, serta kuis interaktif yang memungkinkan mahasiswa belajar secara aktif. Pendekatan Self-Regulated Learning diterapkan melalui fitur goal setting, self-check, latihan bertahap dengan umpan balik otomatis, refleksi belajar, serta progress tracker, sehingga mahasiswa dapat mengatur, memantau, dan mengevaluasi proses belajarnya secara mandiri.

Keunikan lain dari bahan ajar ini adalah penerapan konsep Shortcut Qawā’id (SQ) yang menyajikan kaidah tata bahasa Arab melalui rumus cepat, kata kunci (keywords), pola visual, dan contoh-contoh kontekstual. Setiap materi dirancang agar lebih mudah dipahami dan diingat oleh mahasiswa pemula tanpa mengurangi ketepatan konsep kebahasaan. Dengan pendekatan tersebut, pembelajaran tata bahasa Arab tidak lagi dipandang sebagai materi yang sulit dan abstrak, tetapi menjadi lebih sederhana, menarik, dan aplikatif.

Dalam pelaksanaannya, tim peneliti menggunakan pendekatan Educational Design Research (EDR) yang berfokus pada perancangan solusi terhadap permasalahan pembelajaran berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan. Penelitian diawali dengan tahap analisis dan eksplorasi melalui penyebaran angket, wawancara, observasi, dan analisis dokumen untuk mengidentifikasi kebutuhan mahasiswa dalam pembelajaran tata bahasa Arab.

Berdasarkan hasil analisis tersebut, tim merancang bahan ajar digital yang mencakup penyusunan struktur materi, storyboard, desain antarmuka, serta integrasi multimedia interaktif dan fitur-fitur Self-Regulated Learning. Selanjutnya, rancangan tersebut akan dikembangkan menjadi bahan ajar digital menggunakan Articulate Storyline 360, divalidasi oleh para ahli, dan disempurnakan secara bertahap untuk menghasilkan produk pembelajaran yang efektif.

Melalui penelitian ini diharapkan lahir sebuah inovasi bahan ajar digital yang mampu mendukung transformasi pembelajaran tata bahasa Arab di perguruan tinggi. Bahan ajar yang dikembangkan tidak hanya menjadi media pembelajaran, tetapi juga menjadi model pembelajaran digital yang mengintegrasikan multimedia interaktif dengan prinsip-prinsip Self-Regulated Learning, sehingga mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, mandiri, kontekstual, dan berpusat pada mahasiswa. Tim peneliti juga berharap hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi dosen, peneliti, maupun pengembang pembelajaran bahasa Arab dalam merancang bahan ajar digital yang inovatif dan relevan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.

*/Kiriman Tulisan Akila Zika Al Amani)

Example 120x600