SUBULUSSALAM, Kompas 1 net – Setelah puluhan tahun gelap dan rawan kecelakaan, Tanjakan Kedabuhan di jalur Lintas Barat Selatan, Kota Subulussalam kini sudah terang benderang. Lampu penerangan jalan di sepanjang tanjakan tersebut akhirnya resmi terpasang dan menyala.
Tanjakan Kedabuhan selama ini dikenal sebagai salah satu titik paling berbahaya di Subulussalam. Kondisinya yang terjal, licin saat hujan, ditambah minim penerangan membuat banyak pengendara menjadi korban. Tak sedikit kecelakaan terjadi di lokasi ini, hingga menimbulkan korban jiwa dan kerugian materi bagi para pengusaha angkutan.
Menyadari kondisi tersebut, Walikota Subulussalam H. Rasayid Bancin bergerak cepat. Beliau secara langsung memperjuangkan perbaikan ke Pemerintah Pusat. Salah satu yang paling mendesak adalah pemasangan lampu penerangan jalan di titik rawan ini. Bahkan permohonan itu disampaikan langsung kepada Menteri terkait.
Perjuangan itu kini membuahkan hasil. Alhamdulillah, lampu penerangan jalan sudah menyala di sepanjang Tanjakan Kedabuhan.
“Ini bukti kerja nyata Pak Walikota. Satu per satu harapan masyarakat mulai diwujudkan,” ujar warga setempat.
Dengan adanya penerangan ini, diharapkan angka kecelakaan di Tanjakan Kedabuhan bisa ditekan secara signifikan. Para pengendara, khususnya yang melintas malam hari, kini bisa merasa lebih aman dan nyaman.
Langkah ini juga dinilai akan membantu kelancaran arus distribusi barang, karena pengusaha angkutan tidak lagi was-was melintas di malam hari.
Terpasangnya lampu di Tanjakan Kedabuhan menjadi bukti bahwa pemerintah hadir untuk melindungi dan melayani masyarakat.
Penulis: Ramona













