Example floating
Example floating
Parlemen

Ketua DPRD Inhu Sabtu P. Sinurat Apresiasi Hari Perhubungan Nasional 2026: Terima Kasih Insan Perhubungan Jaga Konektivitas Negeri

87
×

Ketua DPRD Inhu Sabtu P. Sinurat Apresiasi Hari Perhubungan Nasional 2026: Terima Kasih Insan Perhubungan Jaga Konektivitas Negeri

Sebarkan artikel ini
Foto: Ketua DPRD Inhu Sabtu P Sinurat sampaikan ucapan selamat Hari Perhubungan Nasional 2026

Inhu, Kompas 1 net– Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hulu, Sabtu P. Sinurat, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat dalam rangka Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026, yang diperingati pada Kamis, 17 September 2026.

Dengan mengusung tema nasional Melangkah Bersama, Menghubungkan Indonesia, Ketua DPRD Inhu mengajak seluruh elemen untuk terus menghadirkan sistem transportasi yang aman, nyaman, selamat, dan berkelanjutan.

Menurut Sabtu P. Sinurat, sektor perhubungan memiliki peran vital sebagai urat nadi perekonomian dan pemersatu bangsa. Konektivitas antar wilayah menjadi kunci utama dalam mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di Kabupaten Indragiri Hulu.

“Melangkah bersama, menghubungkan Indonesia. Mari terus hadirkan transportasi yang aman, nyaman, selamat, dan berkelanjutan sebagai bagian dari perjalanan menuju Indonesia yang semakin maju,” ujar Sabtu P. Sinurat, ke Awak Media Kompas1net.

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur transportasi yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan mobilitas masyarakat, distribusi logistik, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Pada momentum Harhubnas 2026 ini, Ketua DPRD Inhu juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insan perhubungan yang selama ini telah mengabdi tanpa lelah.

“Terima kasih kepada seluruh insan perhubungan yang terus mengabdi, melayani, dan menjaga konektivitas negeri, menghubungkan Indonesia menuju masa depan yang lebih maju,” ucapnya.

Sabtu P. Sinurat berharap, peringatan Harhubnas menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran keselamatan transportasi, baik darat, laut, maupun udara, serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder perhubungan.

DPRD Inhu, lanjutnya, akan terus mendukung kebijakan dan program di sektor perhubungan yang pro terhadap kepentingan rakyat dan keberlanjutan lingkungan,” tutupnya.

Example 120x600
Parlemen

Jakarta Anggota Badan Legislasi Baleg DPR RI Muhammad Khozin nilai persoalan masyarakat adat tidak dapat dilepas isu agraria khususnya menyangkut wilayah adat tanah ulayat serta masyarakat adat berada kawasan kehutanan menurutnya aspek kultur kebudayaan masyarakat adat memiliki keterkaitan erat persoalan penguasaan pengelolaan tanah mayoritas persoalan dihadapi masyarakat adat memiliki korelasi persoalan agraria masalah kewilayahan ada dua yaitu masalah kultur kebudayaan memang tidak bisa dilepas berbicara urusan agraria sangat berkorelasi mayoritas isu masyarakat adat ini dengan agraria ujar Khozin saat Rapat Dengar Pendapat Umum RDPU Baleg DPR RI Perhimpunan Pembela Masyarakat Adat Nusantara Gedung DPR RI Jakarta Rabu 7/10/2026 Foto Runi sai Khozin jelaskan persoalan berkaitan sejarah pertanahan Indonesia termasuk keberadaan hak kepemilikan sebelum berlaku Undang-Undang Pokok Agraria UUPA Tahun 1960 dalamnya termasuk hak tanah ulayat adat keberadaan masyarakat berada kawasan kehutanan persoalan telah berlangsung puluhan tahun akibat perbedaan pengaturan kewenangan antarinstansi kondisi akhirnya membuat masyarakat pihak paling terdampak konflik agraria kita sudah berpuluh tahun terbelenggu dengan ribut antarinstansi antarinternal negara yang menjadi korban dirugikan selalu masyarakat katanya Khozin nilai pengesahan Undang-Undang Pengaturan Reforma Agraria salah satu langkah putus persoalan regulasi dirancang tangani konflik agraria struktural termasuk persoalan terjadi wilayah masyarakat adat DPR sebelumnya telah sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria instrumen selesaikan konflik pertanahan lindungi hak masyarakat adat setidaknya ini sudah satu langkah maju dengan pengaturan reforma agraria tutur legislator Fraksi PKB lebih lanjut Khozin soroti adanya mekanisme pengecualian bagi lokasi daerah mengalami konflik agraria struktural daerah adat telah ditetapkan lokasi prioritas reforma agraria nantinya dapat memperoleh mekanisme penyelesaian khusus sehingga tidak lagi terhambat berbagai ketentuan sektoral selama ini kendala ketika sudah ditetapkan menjadi lokasi prioritas reforma agraria maka tidak tunduk kepada undang-undang yang selama ini membelenggu dalam penyelesaian agraria jelasnya contoh sejumlah regulasi sektoral selama ini bersinggungan penyelesaian konflik agraria antara lain aturan bidang kehutanan BUMN perbendaharaan negara berbagai regulasi sektoral lainnya menurut Khozin pengaturan reforma agraria diharapkan dapat menjadi instrumen khusus menyelesaikan konflik secara lebih komprehensif ini kita istilahkan produk undang-undang lex specialis artinya ketika itu sudah termasuk titik-titik lokasi yang sudah disampaikan nanti akan diproteksi untuk diselesaikan oleh Badan Reforma Agraria ungkapnya Khozin juga nilai pembentukan penguatan kelembagaan menangani reforma agraria menunjukkan adanya perhatian pemerintah terhadap penyelesaian konflik agraria berharap langkah segera ditindaklanjuti melalui penyelesaian konkret berbagai konflik selama ini dialami masyarakat termasuk masyarakat adat political will Presiden isu penyelesaian konflik agraria ini perlu kita apresiasi bersama tidak perlu menunggu jeda satu bulan dua bulan hanya dalam hitungan hari langsung dilakukan pungkas Khozin pdt aha Parlementaria Jakarta DPR RI.`

Parlemen

Heboh SPMB 2026 60.131 kursi PTN kosong 9,58% daya tampung mubazir 17.816 maba mundur tidak daftar ulang diduga UKT mahal Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani bongkar di Unhas Makassar 2 Okt 2026 jangan sampai anak bangsa gagal kuliah ekonomi evaluasi total UKT bantuan jalur mandiri matikan PTS kuliah gratis 2027 butuh Rp93,7 T 2,83 juta mahasiswa total 4,4 juta bisa jebol Rp200 T UKT IPI biaya hidup nasib PTNBH Unhas pendapatan PTS megap-megap solusi KIP Kuliah alih PTS BOPT Swasta