Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Sinergitas Pengamanan Mudik Lebaran, Wabup Rohil Bersama Forkopimda Cek Pos

33
×

Sinergitas Pengamanan Mudik Lebaran, Wabup Rohil Bersama Forkopimda Cek Pos

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Rohil | Kompas 1 Net – Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Sulaiman SS MH didampingi Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto, Wakil Ketua DPRD Rohil Basiran Nur Efendi, Kajari Rohil Yuliarni Appy SH MH, Dandim 0321 Rohil Letkol Inf M Erfani SH M.Tr laksanakan pengecekan pos pengamanan lebaran tahun 2022, Kamis (28/4/2022).

Pengecekan dilakukan di pos pengamanan lebaran yang berada di Jalan Klenteng, Kelurahan Bagan Kota, Kecamatan Bangko, Bagansiapiapi.

Dalam pengecekan itu, Wabup bersama Forkopimda melihat kesiapan personil baik dari kepolisian, TNI, Satpol PP maupun dinas Perhubungan serta kendaraan Patroli.

“Hari ini kita bersama Forkopimda melaksanakan pengecekan pos pengamanan lebaran yang berada di Bagansiapiapi, ” kata Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto.

Kapolres menerangkan, untuk di Kabupaten Rohil operasi ketupat lancang kuning dilaksanakan selama 12 hari yang dimulai pada hari ini tanggal 28 april 2022.

Dengan prediksi arus mudik nasional 85 juta jiwa lanjutnya, Polres Rohil menyiagakan 100 personil dan menyediakan empat pos pengamanan lebaran. Dimana sebutnya, satu pos pengamanan terpadu ada di Bagan Batu tepatnya di perbatasan Rohil dengan Sumatera Utara.

Kemudian pos pelayanan di perbatasan Rohil dengan Bengkalis tepatnya di Rantau Bais dan pos pengamanan di Bagansiapiapi.

Sementara satu pos pelayanan terpadu yang terdiri dari Pemda, TNI dan Polri juga ada di depan Suzuya Bagan Batu. Dimana, di pos ini kata Nurhadi, pihaknya menyediakan rest area bagi pemudik, layanan vaksinasi serta servis kendaraan bermotor.

“Jadi semuanya lengkap, mudah-mudahan dengan kegiatan ini arus mudik dapat berjalan dengan baik dan aman,” terangnya.

Selain pengamanan arus mudik tambah Kapolres, pihaknya juga melaksanakan pengamanan bagi masyarakat yang tidak mudik. Dimana, pelayanan yang diberikan seperti pengamanan lalu lintas, pengamanan Khamtibmas serta patroli berkala.

“Jika berkaca dari tahun sebelumnya, masyarakat Rohil tahun ini banyak yang melaksanakan perjalanan mudik. Bahkan, mulai hari ini sudah berlangsung, ” jelasnya.

Sementara itu, Wabup Rohil H Sulaiman memberikan apresiasi kepada TNI dan Polri yang telah melaksanakan pengamanan lebaran bagi masyarakat.

“Kita sudah melakukan peninjauan pos pengamanan, ini sangat luar biasa dan kami Pemerintah memberikan apresiasi kepada Polres Rohil yang telah melaksanakan operasi ketupat ini,” katanya.

Pos pengamanan yang diberikan sebut Wabup, selain pengamanan juga tersedia pelayanan. Sehingga, masyarakat yang melaksanakan mudik merasa aman dan nyaman.

“Kita menghimbau kepada masyarakat yang melaksanakan mudik silahkan gunakan fasilitas yang telah diberikan dengan baik,” pungkasnya.


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.