PELALAWAN, Kompas 1 net – Polsek Kerumutan bersama PT Sari Lembah Subur / SLS menunjukkan aksi gerak cepat dalam membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan / karhutla di wilayah Dusun Pematang Tengah, Desa Mak Teduh, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Rabu (15/7/2026).
Kebakaran terjadi di areal kebun sawit milik masyarakat dengan kondisi lahan gambut yang rawan. Lokasi titik api berada sekitar 5,16 km dari area operasional PT SLS.
Regu Pemadam Kebakaran / RPK PT Sari Lembah Subur diterjunkan untuk membantu pemadaman di luar wilayah konsesi perusahaan.
Pemadaman dilakukan secara terpadu bersama Bhabinkamtibmas Polsek Kerumutan dan tim pemadam dari perusahaan sekitar.
Dalam operasi tersebut PT SLS mengerahkan:
1. 1 unit kendaraan Hilux Fire
2. 1 unit pompa Mini Strike dan 1 unit pompa Kohshin
3. 15 roll selang dan 2 unit nozzle TFT`
Ketersediaan sumber air di sekitar lokasi juga mendukung kelancaran proses pendinginan untuk mencegah munculnya titik api baru.
Kapolsek Kerumutan IPTU Budi Santoso mengapresiasi respons cepat seluruh personel di lapangan.
“Saya sangat mengapresiasi tindakan rekan-rekan di lapangan. Dengan gerak cepat dalam tindakan pemadaman tersebut telah mendapatkan hasil yang sangat maksimal,” ungkap Budi Santoso.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PT Sari Lembah Subur yang telah memberikan dukungan personel dan peralatan sehingga pemadaman di Dusun Pematang Tengah berjalan baik.
Asisten Sustainability PT Sari Lembah Subur, Tofan Hidayat menegaskan keterlibatan perusahaan di luar area konsesi adalah bentuk `komitmen pengendalian karhutla.
“Penanganan karhutla membutuhkan respons yang cepat dan kolaboratif. Kolaborasi lintas pihak menjadi kunci untuk mencegah meluasnya kebakaran, khususnya di lahan gambut yang memiliki tingkat kerawanan tinggi,” ujarnya.
Selama ini PT SLS konsisten melakukan patroli rutin, pemantauan titik panas, pembinaan MPA, edukasi “Damkar Masuk Sekolah”, hingga pelatihan kesiapsiagaan bagi masyarakat desa sekitar.
Melalui semangat “Sinergi Bumi dan Manusia untuk Satu Indonesia”, perusahaan berharap upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla dapat terus diperkuat.
Asnawir, Kompas 1 net melaporkan.













