Example floating
Example floating
BeritaBudaya dan Pariwisata

Festival Pacu Sampan Kocik dan Godang di Desa Redang Inhu Resmi Digelar 23-26 Juli 2026

74
×

Festival Pacu Sampan Kocik dan Godang di Desa Redang Inhu Resmi Digelar 23-26 Juli 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Foto: Ketua DPRD Inhu Sabtu P. Sinurat, Bupati Ade Agus Hartanto dan Wakil Bupati Hendrizal saat membuka Festival Pacu Sampan di Desa Redang

Inhu, Kompas 1 net– Dentuman bedug dan sorak sorai penonton kembali menggema di tepian Sungai Indragiri. Tradisi Pacu Sampan Kocik dan Godang resmi digelar di Desa Redang, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu pada 23 hingga 26 Juli 2026.

Pembukaan festival ini dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Indragiri Hulu Sabtu P. Sinurat, Bupati Ade Agus Hartanto, dan Wakil Bupati Hendrizal pada Sabtu (25/7/2026). Kehadiran unsur pimpinan daerah menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya sekaligus upaya mendongkrak perekonomian masyarakat desa.

Festival budaya tahunan ini menjadi agenda rutin masyarakat Desa Redang yang kini dikemas lebih meriah.

Berbagai kontingen dari dalam Kabupaten Inhu hingga luar daerah turut ambil bagian. Setiap heat perlombaan disambut antusias warga. Semangat sportivitas, kebersamaan, dan kekompakan tim menjadi pemandangan utama di sepanjang tepian sungai selama empat hari pelaksanaan.

Ketua DPRD Inhu Sabtu P. Sinurat memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya festival ini. Ia menyebut pacu sampan bukan hanya sekadar perlombaan, melainkan identitas dan warisan budaya masyarakat Inhu yang harus terus dijaga.

“Ini bukan sekadar lomba. Ini adalah identitas kita sebagai masyarakat yang hidup di aliran Sungai Indragiri. Sekaligus ini menggerakkan ekonomi masyarakat. Ada bazar, ada kuliner khas Inhu, ada UMKM yang ikut merasakan dampaknya,” ujar Sabtu.

Senada, Bupati Ade Agus Hartanto menegaskan pemerintah daerah berkomitmen menjadikan festival ini sebagai ikon wisata budaya tahunan.

“Mari kita jaga tradisi ini. Jadikan pacu sampan sebagai daya tarik wisata yang membanggakan dan membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat Desa Redang dan sekitarnya,” tutup Bupati.

Selain perlombaan, panitia juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung. Bazar rakyat, stan kuliner khas Inhu seperti ikan salai, pindang patin, dan kue tradisional, hingga pertunjukan seni tradisional turut memeriahkan suasana.

Hal ini membuka ruang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk mempromosikan produk dan meningkatkan pendapatan selama festival berlangsung.

Warga dari berbagai kecamatan di Inhu dan wisatawan lokal memadati lokasi sejak pagi hingga malam. Panitia juga menyiapkan area khusus bagi penonton agar dapat menyaksikan lomba dengan aman dan nyaman.

Kehadiran Ketua DPRD Inhu Sabtu P. Sinurat bersama Bupati Inhu Ade Agus Hartanto dan Wakil Bupati Hendrizal di lokasi menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam mendukung kegiatan masyarakat berbasis budaya dan kearifan lokal.

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu berharap event ini dapat terus digelar secara rutin setiap tahun dengan kemasan yang lebih baik, promosi yang lebih luas, dan tata kelola yang profesional. Tujuannya agar mampu menarik lebih banyak wisatawan dan memperkuat branding Indragiri Hulu sebagai daerah yang kaya budaya di Provinsi Riau.

Dengan semangat kebersamaan, Festival Pacu Sampan Kocik dan Godang 2026 diharapkan tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi dan pariwisata di tepian sungai Indragiri.

Example 120x600