PEKANBARU, Kompas 1 net – Program Makan Bergizi Gratis MBG di Riau dapat lampu hijau evaluasi. Anggota DPR RI Andre Rosiade menyebut DPR dan pemerintah sepakat 3 langkah perbaikan: moratorium dapur baru, dapur libur saat sekolah libur, dan audit menyeluruh.
Meski dievaluasi, respons masyarakat Pekanbaru tetap positif. Wali murid dan siswa SD Negeri 168 Pekanbaru minta MBG dilanjutkan.
Penegasan itu disampaikan Andre Rosiade saat meninjau dapur MBG di Pekanbaru bersama Wali Kota Agung Nugroho, Jumat 19/6/2026.
“Pemerintah dan DPR sudah sepakat, kita akan lakukan evaluasi,” ujar Politisi Fraksi Gerindra itu saat kunjungi SD Negeri 168 Pekanbaru.
Andre merinci 3 langkah evaluasi yang disepakati:
1. Moratorium Dapur Baru : Kepala BGN setop pembangunan dapur baru. Yang masih proses juga dihentikan sementara.
2. Dapur Libur Ikut Sekolah : Saat libur sekolah, seluruh aktivitas dapur dihentikan. Termasuk pengiriman untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
3. Audit Menyeluruh : BGN akan audit total tata kelola MBG agar ke depan tepat sasaran dan transparan.
“Jadi banyak hal yang sudah dilakukan agar MBG ini lebih tepat sasaran dan tata kelolanya jauh lebih transparan,” tegas Andre.
Meski dievaluasi, Andre menyebut respons warga positif. Usai tinjau dapur SPPG, ia dan Wali Kota Agung Nugroho dengar langsung aspirasi wali murid + siswa SD 168 Pekanbaru.
“Kita dengarkan langsung bahwa masyarakat, wali murid, siswa sebagai penerima manfaat memang mendukung agar MBG dilanjutkan,” kata Andre.
Wali Kota Agung Nugroho minta MBG jangan dinilai dari potongan medsos. “Program MBG ini perlu berproses agar berjalan baik. Harapan kami MBG terus lanjut karena bantu orang tua, pekerja, dan putaran ekonomi daerah,” ujar Agung.
Sumber: DPR RI Parlementaria
Editor: [Redaksi]














