Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Cuti Lebaran di Tangerang, Ini Pelayanan Kesehatan Di Tiga RSUD Yang Tetap Berjalan Kata Diskominfo

17
×

Cuti Lebaran di Tangerang, Ini Pelayanan Kesehatan Di Tiga RSUD Yang Tetap Berjalan Kata Diskominfo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Tangerang | Kompas 1 Net – Menjelang perayaan hari raya Idul Fitri 1443 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang telah melakukan persiapan guna mengantisipasi lonjakan pasien pada momen perayaan hari besar tersebut.

Salah satunya adalah memastikan pelayanan kesehatan di tiga Rumah Sakit Umum yang ada di Kabupaten Tangerang tetap berjalan.

Direktur RSUD Balaraja dr. Reniati mengatakan, pihaknya akan tetap membuka pelayanan kesehatan bagi pasien yang ingin berobat di rumah sakit tersebut.

“Pelayanan tetap berjalan sebagaimana mestinya sesuai dengan arahan Pak Bupati. Pelayanan IGD, pelayanan rawat inap dan pelayanan visit dokter spesialis tetap berjalan seperti biasa. Sementara pelayanan poliklinik akan libur di hari raya Idul Fitri dan akan buka kembali di tanggal 5 Mei 2022,” ucapnya, Selasa (26/04/2022).

Ia juga mengatakan, RSUD Balaraja juga sudah melakukan pengaturan terhadap jadwal kerja seluruh komponen Rumah Sakit. Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi lonjakan pasien pada hari raya Idul Fitri.

“RSUD Balaraja juga sudah melakukan pengaturan terhadap jadwal kerja seluruh komponen rumah sakit, jadi semua pelayanan tetap berjalan,” lanjutnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Plt Direktur RSU Tangerang dr. Achmad Muchlis, sesuai dengan surat edaran yang diterbitkan oleh RSU Tangerang, pihaknya juga akan mengambil langkah disiplin apabila terdapat pegawai yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas.

“Kami juga akan mengambil langkah-langkah peningkatan disiplin jika ada pegawai yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas. Ini juga berlaku setelah pelaksanaan hari libur nasional dan cuti bersama Idul Fitri tahun 2022,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui bersama, Pemkab Tangerang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat di tengah pelaksanaan cuti bersama pada hari raya Idul Fitri 1443 H. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat tetap merasa nyaman, aman, dan selamat dalam melakukan perjalanan mudik lebaran.

Sementara itu, Direktur RSUD Pakuhaji dr. Corah mengatakan, guna memenuhi pelayanan kepada masyarakat di masa libur cuti lebaran ini pihaknya juga menambah beberapa fasiltas kesehatan, seperti alat CT Scan.

“Allhamdulillah RSUD Pakuhaji juga menambah beberapa fasilitas seperti alat CT Scan, semoga dengan adanya alat ini masyarakat yang berobat dapat terpenuhi untuk pelayanan kesehatannya,” ujar dr. Corah.

 

(Diskominfo Kab.Tangerang/IQ/nA)


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.