Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Bupati Rohil Sambut Hangat Silaturahmi PW HIMMAH Provinsi Riau

76
×

Bupati Rohil Sambut Hangat Silaturahmi PW HIMMAH Provinsi Riau

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

ROKAN HILIR | Kompas 1 Net– Ketua Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Wasliyah ( PW HIMMAH ) Provinsi Riau Kori Fatnawi Syihab SH. melaksanakan silaturahmi sekaligus konsolidasi Suksesi satu Juta Kader membuat MoU serta kegiatan Kaderisasi Himpunan Mahasiswa Al Washliyah dilaksanakan pada tanggal 24-26 Agustus 2022 dengan Bupati Kabupaten Rokan Hilir.

Di dampingi Basaruddin Selaku Mandataris Pelaksana Latihan Kader Dasar Sekaligus Konferensi Cabang HIMMAH Kabupaten Rokan Hilir,pertemuan yang disambut hangat oleh tuan rumah tersebut dilaksanakan di Ruang Kerja Bupati Rokan Hilir, Gedung Perkantoran batu enam Bagansiapiapi pada Senin (1/8/2022).

Kori mengatakan dalam bincang-bincangnya tersebut menanyakan Informasi terkait Beasiswa tidak mampu kepada bupati rokan Hilir yg menjadi perbincangan hangat di kalangan Mahasiswa rokan hilir se-Indonesia,

“Terima kasih atas sambutan hangat bupati Rokan Hilir,atas kedatangan kami kali ini kami ingin menyampaikan ketersediaan Abgda Afrizal untuk dapat menjadi pembicara pada Latihan Kader Dasar yang nanti akan kami laksanakan di bulan Agustus , sekaligus juga membahas besasiswa tidak mampu yg setiap tahunnya di realisasikan” ujar kori.

Menjawab dari perbincangan dengan pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Riau yang hadir, Bupati Kabupaten Rokan Hilir Afrizal Sintong S.I.P menyambut dengan hangat dan menyatakan ketersediaannya untuk menjadi pembicara pada Kegiatan Latihan Kader Dasar HIMMAH Rokan Hilir.

“Dengan sangat mengapresiasi atas dipilihnya saya menjadi Pemateri pada kegiatan Latihan Kader Dasar Himpunan Mahasiswa Al Washliyah saya bersedia, tentunya ini juga suatu kebanggan bagi kami selaku Pemerintahan untuk bisa hadir di tengah-tengah mahasiswa sebagai bentuk kepedulian serta ikut mendukung program pendidikan yang menjadi proritas kami dan kami juga sudah menganggarkan Beasiswa tidak mampu senilai empat meliyar lebih yg insyaAllah akan di buka pendaftaranya ,” ungkap afrizal.

 

Harmi Kiri

 

 


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.