Example floating
Example floating
Banner Infozone
Berita

Dugaan Penyimpangan BBM Bersubsidi di Lokasi Pembangunan Pabrik PT MASB Beligan

23
×

Dugaan Penyimpangan BBM Bersubsidi di Lokasi Pembangunan Pabrik PT MASB Beligan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Foto: Penyimpangan BBM Bersubsidi di Lokasi Pembangunan Pabrik PT MASB

‎Inhu, Kompas 1 net- Ada dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di lokasi rencana pembangunan pabrik kelapa sawit PT Mustika Agung Sumber Berkah (PT MASB) Desa Beligan Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)- Riau.

‎Temuan tersebut terungkap setelah wartawan melakukan pemantauan di lokasi pembangunan pabrik pada hari Selasa 25/8/2026 kemarin. Di lokasi terlihat sejumlah wadah penampungan BBM berupa delapan baby tank dan puluhan jeriken yang diduga digunakan untuk menampung BBM jenis solar bersubsidi.

‎Kuat dugaan, solar tersebut merupakan BBM bersubsidi yang didatangkan ke lokasi pembangunan pabrik. Dugaan itu semakin menguat berdasarkan keterangan pekerja di lapangan yang menyebut BBM tersebut berasal dari orang mengantar menggunakan jerigen dan dibawa ke lokasi dengan cara dilangsir.

‎”Maaf Pak, pimpinan tidak ada. BBM ini ada yang mengantar,” kata seorang pekerja di lokasi yang enggan disebutkan namanya.

‎Aktivitas pembangunan pabrik PT MASB sendiri saat ini disebut telah memasuki tahap steking lahan, disertai pembangunan kantor dan perumahan di kawasan yang berada di sekitar permukiman padat penduduk.

‎Selain dugaan penggunaan solar bersubsidi, aktivitas pembangunan tersebut juga menimbulkan perhatian terkait potensi dampak lingkungan. Karena itu, dugaan penggunaan BBM bersubsidi maupun aspek lingkungan dalam pembangunan pabrik dinilai perlu mendapat pengawasan dari instansi terkait.

‎Wartawan yang menemukan tumpukan BBM diduga bersubsidi tersebut, Syahran Hutabarat, mengaku akan melaporkan temuan itu kepada aparat penegak hukum agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

‎”Nanti saya laporkan ke Polres Inhu temuan ini,” ujar Syahran.

‎Atas temuan tersebut, aparat kepolisian diharapkan dapat melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah BBM yang berada di lokasi pembangunan pabrik PT MASB benar merupakan BBM bersubsidi atau BBM industri.

‎Jika pihak perusahaan nantinya menunjukkan nota pembelian BBM industri, dokumen tersebut juga dinilai perlu diverifikasi kepada pihak terkait, termasuk pihak Pertamina, guna memastikan kesesuaian antara dokumen pembelian dengan sumber dan volume BBM yang sebenarnya.

‎Penyesalan dokumen dan volume penggunaan BBM tersebut penting dilakukan, mengingat muncul dugaan adanya peredaran nota pembelian BBM industri yang digunakan oleh sejumlah korporasi di wilayah Inhu.

‎Namun demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan memerlukan penyelidikan serta pembuktian dari aparat penegak hukum dan instansi berwenang.

‎Hingga berita ini diterbitkan, Kamis 27 Agustus 2026. belum ada pihak manajemen PT Mustika Agung Sumber Berkah yang dapat dikonfirmasi langsung di lokasi terkait temuan tersebut, sejumlah upaya sudah dil lakukan wartawan untuk konfirmasi termasuk upaya konfirmasi kepada kepolisian, namun belum berhasil.(TIM)


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600