Example floating
Example floating
Budaya dan Pariwisata

Tantri Subekti Angkat Dumai ke Kancah ASEAN Lewat Kemah Sastra di Pantai Tantrayana

30
×

Tantri Subekti Angkat Dumai ke Kancah ASEAN Lewat Kemah Sastra di Pantai Tantrayana

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

DUMAI, Kompas 1 net — Kota Dumai bersiap menjadi tuan rumah event internasional. Di bawah komando Tantri Subekti, S.Pd., Kemah Sastra Seni Budaya ASEAN 2026 diproyeksikan menjadi ikon baru diplomasi budaya Melayu dan agenda tahunan berskala ASEAN.

Komitmen itu ditegaskan dalam rapat koordinasi di Gedung Wan Dahlan Ibrahim atau Media Center, Selasa (4/8/2026). Hadir Asisten II Sekdako Dumai Hj. Yusmanidar, S.Sos., M.Si., Kepala Diskopar Dumai Agus Gunawan, S.Sos., unsur Forkopimda, camat, lurah, dan seluruh jajaran panitia.

Ketua Panitia Tantri Subekti menegaskan, Kemah Sastra Seni Budaya ASEAN bukan sekadar perhelatan seni.

“Ini adalah event perdana yang kami rancang dengan semangat kolaborasi lintas negara. Harapan kami, kegiatan ini menjadi agenda budaya tahunan yang membanggakan Dumai sekaligus mempererat persaudaraan bangsa-bangsa serumpun di ASEAN,” ujar Tantri.

Ia menyebut dukungan Pemko Dumai menjadi energi besar untuk menghadirkan kegiatan berkualitas dan berkelas internasional.

Asisten II Dumai Hj. Yusmanidar mengapresiasi inisiatif tersebut. Menurutnya, kegiatan ini peluang strategis memperkenalkan budaya Melayu, pariwisata, dan potensi Kota Dumai ke dunia internasional.

Senada, Kepala Diskopar Dumai Agus Gunawan menegaskan siap mendukung penuh. Ia berharap event ini jadi magnet baru bagi pariwisata, ekonomi kreatif, dan promosi budaya daerah.

Kemah Sastra Seni Budaya ASEAN 2026 akan digelar 11–13 September 2026 di Pantai Tantrayana, Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai.

Selama 3 hari 2 malam, sekitar 150 peserta dari Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, dan Singapura akan mengikuti:

1. Dialog sastra dan bedah karya
2. Pertunjukan seni budaya Melayu
3. Promosi kuliner tradisional
4. Wisata bahari dengan pompong
5. Aktivitas budaya lainnya

Panitia juga menghadirkan tokoh nasional dan ASEAN seperti Budi Sumarno, Bejo Sulistyo, Prof. Alaidin Koto, Prof. Husnus Abadi, Prof. Galang Asmara, dan Datuk Seri Paduka Ramli, bersama sastrawan, budayawan, akademisi, seniman, dan tokoh perfilman.

Susunan panitia inti: Muhammad Irhan sebagai Wakil Ketua, Muhammad Kahar Jami sebagai Sekretaris, Sarinah sebagai Bendahara, Vira sebagai Bendahara II, Pak Chip Malaya sebagai Koordinator Hubungan Internasional, dan Ibu Aprillia sebagai Koordinator Acara.

Kemah ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan Dumai, tetapi juga lahirnya agenda budaya internasional yang mengukuhkan posisi Dumai sebagai gerbang budaya Melayu di kawasan ASEAN.

Susi, Kompas 1 net melaporkan.

 

Example 120x600