Example floating
Example floating
Opini

Ketum KAMMI Duri Apresiasi Kapolres Bengkalis, Desak Pengungkapan Jaringan Besar Narkoba

20
×

Ketum KAMMI Duri Apresiasi Kapolres Bengkalis, Desak Pengungkapan Jaringan Besar Narkoba

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Duri,Kompas 1 net – Di tengah denyut kehidupan Kota Duri yang tak pernah benar-benar tidur, secercah harapan kembali menyala. Langit yang sempat diselimuti kabut kecemasan akibat maraknya peredaran narkoba, kini perlahan mulai menemukan titik terang.

Tindakan tegas dari Polres Bengkalis dibawah komando AKBP Fahrian Saleh Siregar dalam mengungkap dan menangkap para pengedar narkoba di wilayah Bengkalis menjadi bukti bahwa hukum masih berdiri kokoh dalam menjaga masa depan generasi.

Efri Su’if, selaku Ketua Umum KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) Duri, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas langkah cepat dan terukur tersebut. Menurutnya, penangkapan ini bukan sekadar operasi penegakan hukum, melainkan juga simbol keberpihakan terhadap masa depan anak bangsa.

“Ini bukan hanya tentang menangkap pelaku, tetapi tentang menyelamatkan jiwa-jiwa muda yang nyaris tenggelam dalam gelapnya narkotika. Apa yang dilakukan Polres Bengkalis adalah bentuk nyata dari penjagaan terhadap harapan negeri,” ujarnya dengan penuh makna.

Berdasarkan berbagai data nasional, peredaran narkoba di daerah-daerah strategis seperti Duri memang menjadi perhatian serius. Letak geografis yang menjadi jalur perlintasan ekonomi, kerap dimanfaatkan oleh jaringan pengedar untuk menyusupkan barang haram tersebut. Dalam beberapa kasus terakhir, aparat berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti yang menunjukkan bahwa jaringan ini bukanlah persoalan kecil, melainkan bagian dari rantai yang lebih besar.

Namun, Efri Su’if juga menekankan bahwa perjuangan ini belum selesai. Penangkapan hanyalah satu bab dari cerita panjang pemberantasan narkoba. Efri Su’if memberikan beberapa masukan konstruktif bagi Polres Bengkalis dan seluruh elemen masyarakat Bengkalis :

– Penguatan Pencegahan Berbasis Edukasi
Perlu adanya program sosialisasi yang lebih masif ke sekolah, kampus, dan komunitas pemuda. Edukasi adalah benteng pertama sebelum penindakan.

– Kolaborasi Multi-Pihak
Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dan tokoh masyarakat harus diperkuat. Perang melawan narkoba tidak bisa dimenangkan sendiri.

– Pemanfaatan Teknologi dan Intelijen
Pengembangan sistem pemantauan berbasis teknologi untuk mendeteksi pola peredaran narkoba secara lebih dini.

– Rehabilitasi dan Pendampingan Korban
Pengguna narkoba perlu dipandang sebagai korban yang harus diselamatkan, bukan semata-mata dihukum. Pendekatan humanis akan mempercepat pemulihan sosial.

– Penguatan Identitas Kota Duri, Bengkalis sebagai Kota Sehat dan Produktif
Kampanye positif perlu digalakkan agar Duri dikenal sebagai kota yang ramah bagi generasi muda, bukan sebagai titik rawan peredaran narkoba.

Di akhir tulisannya, Efri Su’if menyampaikan harapan yang menggema seperti doa :

“Kita sebagai pemuda, mari kita jaga Bengkalis, terutama kota Duri. Tugas ini bukan hanya tugas polres Bengkalis, tetapi tugas kita bersama. kota ini bukan sekadar tempat tinggal, melainkan rumah bagi harapan yang harus kita rawat bersama.”

Langkah Polres Bengkalis hari ini adalah pijakan penting. Namun masa depan Duri akan ditentukan oleh sejauh mana seluruh elemen pemuda dan masyarakat bersatu, menjaga, dan melawan demi generasi yang lebih bersih, kuat, dan bermartabat.

 

Editor: Redaksi

Example 120x600