Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Sertijab Bupati dan Wakil Bupati Inhu Berjalan Lancar, Hanya Dihadiri Mantan Wakil Bupati

34
×

Sertijab Bupati dan Wakil Bupati Inhu Berjalan Lancar, Hanya Dihadiri Mantan Wakil Bupati

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

INHU, Kompas 1 net – Hari pertama masuk kantor, Ade Agus Hartanto SSos MSi dan H Ir Hendrizal MSi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Periode 2025 – 2030 langsung melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab), Senin (3/3/2025).

Sertijab ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Inhu yang baru, Ketua DPRD Inhu Sabtu Pradansyah Sinurat dan mantan Wakil Bupati H Junaidi Rahmat MSi.

Junaidi Rahmat dalam sambutannya menyampaikan bahwa kesempatan ini tentunya merupakan hari yang bersejarah bagi Kabupaten Inhu, karena kegiatan ini merupakan rangkaian dari sudah pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang terlaksana pada tanggal 27 November 2024 yang lalu.

Dikatakannya, seluruh rangkaian tahapan sudah dilakukan dan terakhir kemarin ditandai dengan pelantikan Bupati wakil Bupati Inhu tanggal 20 Februari tahun 2025, bahkan juga telah dilakukan pembekalan secara khusus Ini pertama kali barangkali dalam sejarah Indonesia.

“Saya kira dengan bekal tersebut akan menjadikan Indonesia kita semua akan menjadi lebih baik,” ujarnya.

Dijelaskannya bahwa bupati wakil bupati periode 2021 2025 sebagaimana kita ketahui dilantik pada tanggal 5 Juli 2021.

“Saya Junaidi Rahmat sebagai Wakil Bupati dan Rezita Meylani Yopi selaku Bupati dalam kesempatan ini mohon maaf kepada kita semua karena tidak bisa hadir secara langsung karena ada kegiatan yang lain yang harus beliau laksanakan,” paparnya.

Dia berharap tanpa mengurangi rasa hormat dan arti penting dari kegiatan pelaksanaan serah terima jabatan ini, saat itu kita semua tahu kita berada dalam suasana yang prihatin jadi ada beberapa kegiatan yang memang dilaksanakan secara terbatas.

Sementara itu Bupati Inhu Ade Agus Hartanto SSos MSi menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besar dan sedalam-dalamnya kepada Bupati dan Wakil Bupati Inhu sebelumnya, yang mana tentunya selama kepemimpinan Ibu dan Bapak banyak hal dan tindakan serta keputusan yang tentunya menjadi pondasi dasar bagi kemajuan kabupaten yang kita cintai.

“Saya tentu berharap sangat kepada bapak bisa terus mengawal jalannya pemerintahan, memberikan masukan kritikan saran yang konstruktif agar kedepannya kami tetap pada rel dan koridor yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Dikatakannya bahwa pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah sudah selesai, hari ini hari pertama barangkali bagi kami untuk memulai pekerjaan dalam arti masuk kantor pasca dilantik pada 20 Februari yang lalu.

Sertijab ini dihadiri oleh Ketua DPRD Inhu Sabtu Pradansyah Sinurat serta undangan lainnya.

Jaya: Kompas1 net Inhu, Melaporkan


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.