Example floating
Example floating
Ekonomi

Ribuan Penonton Padati Event Wisata Budaya dan UMKM di Rumah Cut Nyak Meutia

93
×

Ribuan Penonton Padati Event Wisata Budaya dan UMKM di Rumah Cut Nyak Meutia

Sebarkan artikel ini

Lhoksukon | Kompas 1 Net – Ribuan penonton dari berbagai daerah tumpah ruah padati situs cagar budaya Cut Nyak Meutia dalam pegelaran event wisata budaya dan UMKM dalam rangka memeriahkan Hut RI ke 77, di Gampong Masjid Pirak Kecamatan Matangkuli, Minggu (28/8/2022).

Acara dihadiri Asisten III, Drs Adamy, M.Pd mewakili Pj Bupati Aceh Utara, Dandim 0103/Aceh Utara Letkol INF Hendrasari Nurhono, S,IP.,M.I.P, beserta ibu, Ibu Sekda, Mahdalena SE. M.S.M, Ketua Panleg DPRK Nazaruddin, S. Sos. I, M. Ag, Jufri Sulaiman, S.Sos. M.A.P Anggota DPRK, Kepala OPD, Kapolsek, Koramil Matangkuli,Kepala SMA, Kepala SMP yang berada di Kecamatan Tanah Luas, Paya Bakong, Pirak Timu, Matangkuli. serta Keluarga Cut Nyak Meutia.

Dandim 0103/Aceh Utara Letkol INF Hendrasari Nurhono, S,IP.,M.I.P, dalam sambutan mengatakan untuk mengunjungi wisata satu dengan yang lain dengan integritas, insya Allah jika itu terjadi maka tidak bingung lagi siapa yang datang di cagar budaya dan tempat wisata dalam hal ini cagar budaya Nasional Cut Nyak Meutia.

“Ketika semuanya sudah terintegrasi wisata dan budaya yang di Aceh dan secara umum di Indonesia akan lebih baik di seluruh dunia, semua pihak harus bersinergi, tanpa bersinergi mustahil integritas akan terjadi” Ucap Norhono.

Pj Bupati Aceh Utara yang disampaikan Asisten III, Drs Adamy, M.Pd, pada rapat pertama sekali dengan Pj Bupati, ia menyampaikan bahwa menghadirkan destinasi wisata ini butuh kerjasama dan kerja bareng. Artinya ada satu lembaga dengan lembaga lainya, sehingga sinergi dengan dinas PP dan dinas Pemuda, Olahraga raga dan Pariwisata terintegrasi. Apa yang harus dilakukan dinas PK dan apa yang harus dilakukan Disporapar, mereka harus mampu menyampaikan informasi informasi pada pihak luar, bahwa di Aceh Utara banyak daerah-daerah destinasi wisata dan budaya serta berbagai produk UMKM yang tersebar se kabupaten Aceh Utara yang terintegrasi dengan dinas Disperindagkop Aceh Utara.

Ketua Pirak Tour, Zulkifli,ST berharap dengan kegiatan ini bukan hanya sekedar seremonial, namun ada kegiatan yang berkelanjutan, Pirak Tour dalam waktu dekat akan melaksanakan strategi planning untuk memajukan dan memperkenalkan wisata dan Budaya Rumah Cut Nyak Meutia hingga ke Makamnya.

Ia berharap perhatian dari Stakeholder untuk peduli dan menghargai jasa para pahlawan dengan cara membina serta merenovasi situs ini seperti sedia kala sesuai dengan kondisi aslinya. Dan saat ini kondisi rumah cut Nyak Meutia membutuhkan perawan instens dikarnakan ornamen dan bahan bagunan dimakan usia” Ucap Zulkifli

Ia juga mengetuk pintu-pintu perusahaan BUMN untuk mengelontarkan CSR untuk kepentingan situs Cagar Budaya Cut Nyak Meutia di gampong Mesjid Pirak Kecamatan Matangkuli dan menjadikan situs ini menjadi PAD Gampong yang dapat mengentaskan permasalahan ekonomi masyarakat.

“Kami mengucapkan Terimakasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi bapak/ibu dalam event wisata budaya dan UMKM di situs Cagar Budaya Cut Nyak Meutia, Mohon maaf apabila ada kekurangan, baik pelayanan maupun perkataan.

Kegiatan diramaikan dengan kegiatan donor darah, Tarian dan berbagai hiburan serta pembagian hadiah lomba juara masakan kuliner dan berbagai UMKM binaan dari BUMN yakni Binaan PT PGE, Bank Indonesia, Serta Dekranas Aceh Utara sebagai Pembina berbagai UMKM yang ada di Aceh Utara dan Museum Samudera Pasai yang menampilkan Berbagai peninggalan Sejarah.

Sebelumnya kegiatan berlangsung pada sabtu (27/8) yakni dilakukan kegiatan penghijauan, Gotong Royong dan perlombaan kuliner (kuah pliek) yang diikuti ibu-iibu dari tiga dusun yang berada di desa setempat dan ratusan peserta dari berbagai sekolah di kabupaten Aceh Utara untuk melakukan pembersihan di situs cagar budaya nasional Cut Nyak Meutia.

 

Red

Example 120x600
Ekonomi

Jakarta 07/10/2026 Kemenkeu perekonomian Indonesia awali Triwulan IV-2026 catatan menggembirakan tengah dinamika global penuh ketidakpastian perekonomian nasional terbukti tetap resilien tercermin tiga indikator penting dirilis awal Oktober 2026 inflasi terkendali neraca perdagangan terus surplus kembalinya aktivitas manufaktur zona ekspansi Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto sampaikan inflasi September 2026 tercatat 3,28 persen yoy masih dalam sasaran nasional 2,5 plus minus 1 persen inflasi inti melandai 2,84 persen yoy sedangkan inflasi Administered Prices AP turun 3,25 persen yoy antara lain dipengaruhi normalisasi mobilitas pascalibur sekolah dampak penyesuaian harga BBM nonsubsidi relatif terbatas komponen Volatile Food masih perhatian inflasi 5,03 persen yoy dipengaruhi dinamika permintaan penurunan produksi sejumlah komoditas hortikultura akibat cuaca ekstrem El Nino bencana alam Pemerintah terus perkuat koordinasi pusat daerah jaga pasokan kelancaran distribusi keterjangkauan harga khususnya menjelang akhir tahun jaga daya beli ketahanan pangan Pemerintah perkuat penyaluran PKH Tahap III Bantuan Pangan Beras 10 kg per bulan Oktober Desember 2026 percepatan SPHP beras medium Perum Bulog dilengkapi Gerakan Pangan Murah GPM optimalisasi Cadangan Beras Pemerintah CBP kerja sama antardaerah penguatan produksi melalui pengelolaan air jaringan irigasi pengaturan pola tanam pemanfaatan lahan produktif pemetaan wilayah rawan Early Warning System sisi eksternal neraca perdagangan Indonesia surplus kumulatif USD7,25 miliar Januari Agustus 2026 kinerja ekspor Januari Agustus 2026 ditopang besi baja USD19,18 miliar tumbuh 4,88 persen CPO turunannya USD17,75 miliar tumbuh 6,57 persen batu bara USD16,58 miliar tumbuh 4,31 persen ekspor industri pengolahan juga tumbuh 6,62 persen mencerminkan kontribusi hilirisasi kinerja ekspor sisi impor bahan baku penolong barang modal dominasi masing-masing USD133,38 miliar USD36,74 miliar total 91,3 persen impor peningkatan impor mesin peralatan mekanis 15,26 persen mesin perlengkapan elektrik 22,94 persen menunjukkan meningkat kebutuhan input produksi barang modal sejalan aktivitas produksi investasi domestik penguatan aktivitas manufaktur tercermin PMI Manufaktur September 2026 meningkat 52,4 dari 49,8 Agustus kembali berada zona ekspansi perbaikan didukung peningkatan pesanan baru produksi pertumbuhan pesanan ekspor masuknya proyek baru membaiknya daya beli September 2026 pesanan baru tumbuh laju tercepat sejak Februari 2026 sementara pesanan ekspor pertumbuhan tercepat sejak Mei 2022 samping itu penyerapan tenaga kerja pembelian persediaan input kembali meningkat sisi biaya inflasi harga input output melambat level terendah enam bulan sementara keyakinan pengusaha terhadap prospek produksi 12 bulan depan tetap tinggi ke depan kebijakan Pemerintah tetap diarahkan jaga daya beli dorong investasi produksi tingkatkan daya saing industri nasional dengan fondasi stabilitas terjaga aktivitas ekonomi kembali menguat kita ingin pastikan momentum ini berlanjut memberikan manfaat semakin luas bagi masyarakat pungkas Juru Bicara Haryo ekon dm al Kemenkeu.`