Example floating
Example floating
Parlemen

Perlu Kerja Sama Pemda untuk Siapkan RS Khusus Rehabilitasi Pengguna Narkoba

10
×

Perlu Kerja Sama Pemda untuk Siapkan RS Khusus Rehabilitasi Pengguna Narkoba

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Anggota Komisi III DPR RI Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI Rikwanto dalam kunjungan reses Komisi III DPR RI di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (24/4/2026). Foto: Puntho/Mahendra

Palangkaraya, Kompas 1 net – Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI Rikwanto menekankan pentingnya penguatan rehabilitasi bagi pengguna narkotika sebagai korban, bersamaan dengan penindakan terhadap jaringan peredaran khususnya bandar di Kalimantan Tengah.

Ditegaskan Rikwanto, persoalan rehabilitasi juga menjadi perhatian dan perlu dukungan lintas sektor.

“Pengguna itu adalah korban yang harus direhabilitasi. Harus kerja sama dengan pemerintah daerah untuk menyiapkan rumah sakit khusus rehabilitasi. Selama ini memanfaatkan rumah sakit pemerintah pusat dan rumah sakit Polri saja,” ujar Rikwanto kepada Parlementaria usai pertemuan Komisi III dengan jajaran mitra di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (24/4/2026).

Hadir dalam kesempatan tersebut Kapolda Irjen. Pol. Iwan Kurniawan, Kejati Nurcahyo Jungkung Madyo dan Kepala BNNP Brigjen Pol. Mada Roostanto di Mapolda Kalteng.

Menurut Legislator Fraksi Partai Golkar itu, berbagai langkah tersebut penting agar para korban tidak kembali terjerat menggunakan narkoba. “Supaya mereka-mereka yang jadi korban ini, jangan dijerat terus oleh si pengedar jadi tidak terlepas daripada narkobanya,” tandas Rikwanto.

Selain rehabilitasi, ia juga menekankan pentingnya penindakan yang lebih terfokus terhadap jaringan peredaran narkotika.“Beberapa keberhasilan sudah dicapai, namun masih tetap ada peredaran. Untuk itu, kami tekankan bahwa peredaran narkotika ini harus diintensifkan penindakannya, terutama bandar-bandarnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rikwanto juga mengingatkan secara geografis letak posisi Provinsi Kalteng sebagai wilayah terancam jalur peredaran narkotika yang dianggap “strategis” oleh para pelaku kejahatan bandar narkoba.

“Kalimantan Tengah ini, termasuk juga tempat di mana narkotika itu dikonsumsi, juga tempat berlalunya narkotika dari Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, ke Kalimantan Selatan, dan seterusnya,” jelasnya.

Terkait hal itu, Rikwanto mengingatkan pentingnya semua stakeholder untuk terus menjaga stabilitas daerah. “Kita pesankan agar jaga terus keamanan daripada Kalimantan Tengah. Jaga terus harmoni sosial dari Kalimantan Tengah,” pungkasnya.

Turut hadir diantaranya Anggota Komisi III DPR RI I Wayan Sudirta, Nasyirul Falah Amru, Gilang Dhielafararez, Sudin (F-PDI Perjuangan), Mangihut Sinaga, Muhammad Rahul, Bimantoro Wiyono (F-Gerindra), Machfud Arifin, Lola Nelria Oktavia, Nabil Husien Said Amin Alrasyidi (F-NasDem), Abdullah, Hasbiallah Ilyas (F-PKB), Nasir Djamil, Adang Daradjatun (F-PKS), Endang Agustina, Nazaruddin Dek Gam, Sarifuddin Sudding, Widya Pratiwi (F-PAN), dan Hinca Pandjaitan (F-Demokrat). (pun/rdn)

 

 

Sumber: dprri go id

 

 

Example 120x600