ROKAN HILIR, Kompas 1 net – Polres Rokan Hilir gelar rapat lintas sektoral pengamanan Bakar Tongkang 2026, Rabu 10/6/2026. Puncak event wisata nasional itu digelar 1 Juli 2026 di Bagansiapiapi dengan pengamanan ketat TNI-Polri.
Rapat di Aula Tunggal Panaluan dipimpin Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni. Hadir TNI, Pemkab Rohil, panitia, Dishub, dan Dinkes.
Kabag Ops Polres Rohil memaparkan skema pengamanan: struktur personel, titik rawan, rute kirab replika tongkang, hingga jalur pembakaran. Brimob Polda Riau dan Koramil 0321/Tanah Putih menyatakan siap perkuat pengamanan.
Ketua Panitia menyebut rangkaian dimulai 29 Juni 2026 dengan ritual di Klenteng. Tanggal 30 Juni diisi kegiatan budaya dan kesenian. Puncak pembakaran tongkang digelar 1 Juli 2026.
Kapolres Isa menegaskan Bakar Tongkang jadi magnet wisatawan domestik dan mancanegara. “Pengamanan terbaik lewat sinergitas. Lalu lintas harus diatur maksimal antisipasi macet,” tegasnya.

Ia juga minta waspadai potensi karhutla jelang Juli. “Jangan sampai asap ganggu fokus pengamanan event,” kata Isa.
Info Penting Buat Warga & Wisatawan:
1. Rekayasa Lalin : Dishub Rohil akan batasi mobil roda empat di pusat kota Bagansiapiapi selama 29 Juni – 1 Juli 2026. Warga diimbau pakai motor atau jalan kaki.`
2. Kesehatan : Dinkes siagakan ambulans dan nakes di lokasi acara.
3. Akomodasi : Pemkab siapkan hotel untuk tamu dan personel. Warga yang punya homestay diminta siapkan dari sekarang.
Pemkab Rohil lewat Kabag Umum memastikan dukungan sarana dan konsumsi personel. Seluruh instansi komitmen jaga kondusifitas Bakar Tongkang 2026.

Sumber: Humas Polres Rokan Hilir, 10 Juni 2026.












