PEKANBARU, Kompas1.Net — Penindakan di Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Polda Riau naik tajam di hari ketiga. Ditlantas Polda Riau catat tilang naik 46 persen dibanding tahun 2025.
Operasi berlangsung 14 hari, 26 Oktober hingga 8 November 2026, untuk tingkatkan disiplin, tekan kecelakaan, wujudkan lalu lintas tertib, aman, dan berkeselamatan.
Tilang Naik 171 Kasus, Teguran Naik 231 Kasus
Berdasarkan data Rabu (28/10/2026), tilang naik dari 370 kali pada periode sama 2025 menjadi 541 kali pada 2026. Naik 171 penindakan atau 46 persen.
Jumlah teguran naik dari 650 menjadi 881, bertambah 231 penindakan atau 36 persen.
Pengawasan diprioritaskan di titik rawan kecelakaan (black spot), trouble spot, kawasan sekolah, persimpangan, pasar, dan jalan arteri rawan macet dan laka.
Periksa Sopir Angkutan dan Ramp Check Bersama Dishub
Petugas juga periksa kondisi pengemudi angkutan orang dan barang, soal kelelahan, konsentrasi, kebugaran. Pemeriksaan visual kendaraan dan ramp check bersama Dishub dilakukan untuk pastikan kelayakan kendaraan.
Pemetaan lokasi rawan laka diperbarui pakai data IRSMS, observasi lapangan. Infrastruktur jalan juga diperiksa: rambu, marka, penerangan, genangan, lubang jalan.

Dirlantas: Bukan Sekadar Tilang, Tapi Bangun Budaya Selamat
Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Gathut Bowo Supriyono, SH, SIK, MSi menegaskan operasi tidak semata penindakan.
“Penegakan hukum merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat. Namun, tujuan yang lebih penting adalah membangun kesadaran bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Kami terus mengedepankan edukasi, pencegahan, dan penindakan secara profesional untuk menekan angka kecelakaan serta fatalitas korban di wilayah Riau,” tegasnya.
Ia ingatkan peran orang tua: pastikan anak pakai helm SNI, tidak bawa kendaraan sebelum cukup umur dan punya SIM.
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 libatkan K3I, RTMC, e-Turjawali untuk deteksi dini dan respons cepat gangguan lalu lintas.
Polisi Bersama Masyarakat, Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan.
Sumber: Ditlantas Polda Riau
Rewrite : Ade Bule











