Example floating
Example floating
Ekonomi

Akhirnya, PAM JAYA Tindak Lanjuti Tersendatnya Pasokan Air di RW. 01 Kelurahan Angke

33
×

Akhirnya, PAM JAYA Tindak Lanjuti Tersendatnya Pasokan Air di RW. 01 Kelurahan Angke

Sebarkan artikel ini

Kompas 1 Net II JAKARTA–santernya pemberitaan oleh beberapa media Online atas adanya keluhan warga RW.01 Kelurahan Angke akibat tidak adanya pasokan air bagi warga pengguna Air PALYJA sebagai mitra PAM JAYA (10/01/2022).

Langsung di sikapi oleh Bapak Syahrul Direktur Pelayanan PAM JAYA dengan menerjunkan team PAM JAYA untuk melakukan identifikasi rumah-rumah warga di RW.01. Kelurahan Angke yang mengalami kemacetan pasokan air pada hari Selasa, 11 Januari 2022 tepatnya pukul 10.00 WIB.

Di sela pemeriksaan oleh Arif dan Teguh petugas bagian pelayanan pelanggan PAM JAYA, disampaikan olehnya keterangan kepada awak media NKRI POST, agar mana warga pengguna Air PALYJA yang komplain dan melaporkan aduannya kepada Aplikasi JAKI supaya mencantumkan ID Pelanggan dan No HP agar mana pihak PAM JAYA dapat langsung menindak lanjuti laporannya “ujarnya.

Terkait keluhan warga RT.011/01. Kelurahan Angke, setelah kami melakukan investigasi dan pemeriksaan dapat di pastikan satu hari atau dua hari setelah pemeriksaan akan di lakukan perbaikan oleh petugas teknis dari Palyja “demikian lanjutnya.

Mulyadi Ketua RT.011/01 dan Jaenudin Ketua RT 010/01 Kelurahan Angke yang turut memandu identifikasi dan pemeriksaan rumah-rumah warga yang mengalami masalah tersendatnya pasokan air merasa puas dengan penjelasan yang di berikan oleh petugas PAM JAYA dan berharap pasokan air dari Palyja untuk warganya dapat segera normal sebab sudah satu Minggu warganya kesulitan air.

Pada momentum ini, Rio Lawe Sekjend Organisasi Semangat Kebangkitan Tambora menerangkan bahwa tersendat dan macetnya pasokan air dari dari PALYJA adalah persoalan klasik, hampir semua warga pengguna pasokan air dari PALYJA terutama pada rumah-rumah yang berdekatan dengan Jalan Angke Barat mengalami masalah tersebut, oleh sebab itu pihak PALYJA dan PAM JAYA di harapkan dapat memberikan solusi efektif agar penanganannya tidak tambal sulam, banyak warga di RW.01 Kelurahan Angke yang berkeinginan menjadi Pelanggan atau pengguna Air PALYJA namun di sebabkan warga sudah tau klo pasokan airnya seringkali macet atau tersendat jadi warga enggan untuk mengajukan menjadi pelanggan/pengguna Air PALYJA. Oleh karna itu Pihak PAM JAYA dan PALYJA agar dapat membuat pipa induk untuk pasokan air di lokasi sepanjang Jalan Angke Barat, dengan di sediakannya pipa induk pasokan air di sepanjang Jalan Angke Barat RW.01 dan RW.02 Kelurahan Angke, Tambora Jakarta Barat akan menjadi solusi efektif dalam mengatasi persoalan kemacetan pasokan air bagi para pelanggan air PALYJA dan para warga yang rumahnya berdekatan dengan di sepanjang jalan Angke Barat akan sporadis mengajukan untuk menjadi Pelanggan air PALYJA ” ujar Rio Lawe.

(ACH. Heri/Taer)

Example 120x600
Ekonomi

Jakarta 07/10/2026 Kemenkeu perekonomian Indonesia awali Triwulan IV-2026 catatan menggembirakan tengah dinamika global penuh ketidakpastian perekonomian nasional terbukti tetap resilien tercermin tiga indikator penting dirilis awal Oktober 2026 inflasi terkendali neraca perdagangan terus surplus kembalinya aktivitas manufaktur zona ekspansi Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto sampaikan inflasi September 2026 tercatat 3,28 persen yoy masih dalam sasaran nasional 2,5 plus minus 1 persen inflasi inti melandai 2,84 persen yoy sedangkan inflasi Administered Prices AP turun 3,25 persen yoy antara lain dipengaruhi normalisasi mobilitas pascalibur sekolah dampak penyesuaian harga BBM nonsubsidi relatif terbatas komponen Volatile Food masih perhatian inflasi 5,03 persen yoy dipengaruhi dinamika permintaan penurunan produksi sejumlah komoditas hortikultura akibat cuaca ekstrem El Nino bencana alam Pemerintah terus perkuat koordinasi pusat daerah jaga pasokan kelancaran distribusi keterjangkauan harga khususnya menjelang akhir tahun jaga daya beli ketahanan pangan Pemerintah perkuat penyaluran PKH Tahap III Bantuan Pangan Beras 10 kg per bulan Oktober Desember 2026 percepatan SPHP beras medium Perum Bulog dilengkapi Gerakan Pangan Murah GPM optimalisasi Cadangan Beras Pemerintah CBP kerja sama antardaerah penguatan produksi melalui pengelolaan air jaringan irigasi pengaturan pola tanam pemanfaatan lahan produktif pemetaan wilayah rawan Early Warning System sisi eksternal neraca perdagangan Indonesia surplus kumulatif USD7,25 miliar Januari Agustus 2026 kinerja ekspor Januari Agustus 2026 ditopang besi baja USD19,18 miliar tumbuh 4,88 persen CPO turunannya USD17,75 miliar tumbuh 6,57 persen batu bara USD16,58 miliar tumbuh 4,31 persen ekspor industri pengolahan juga tumbuh 6,62 persen mencerminkan kontribusi hilirisasi kinerja ekspor sisi impor bahan baku penolong barang modal dominasi masing-masing USD133,38 miliar USD36,74 miliar total 91,3 persen impor peningkatan impor mesin peralatan mekanis 15,26 persen mesin perlengkapan elektrik 22,94 persen menunjukkan meningkat kebutuhan input produksi barang modal sejalan aktivitas produksi investasi domestik penguatan aktivitas manufaktur tercermin PMI Manufaktur September 2026 meningkat 52,4 dari 49,8 Agustus kembali berada zona ekspansi perbaikan didukung peningkatan pesanan baru produksi pertumbuhan pesanan ekspor masuknya proyek baru membaiknya daya beli September 2026 pesanan baru tumbuh laju tercepat sejak Februari 2026 sementara pesanan ekspor pertumbuhan tercepat sejak Mei 2022 samping itu penyerapan tenaga kerja pembelian persediaan input kembali meningkat sisi biaya inflasi harga input output melambat level terendah enam bulan sementara keyakinan pengusaha terhadap prospek produksi 12 bulan depan tetap tinggi ke depan kebijakan Pemerintah tetap diarahkan jaga daya beli dorong investasi produksi tingkatkan daya saing industri nasional dengan fondasi stabilitas terjaga aktivitas ekonomi kembali menguat kita ingin pastikan momentum ini berlanjut memberikan manfaat semakin luas bagi masyarakat pungkas Juru Bicara Haryo ekon dm al Kemenkeu.`