Example floating
Example floating
Banner Infozone
POLRI

Detik-Detik Helikopter Dauphin Polri Evakuasi Korban KM Virgo di Tengah Laut

28
×

Detik-Detik Helikopter Dauphin Polri Evakuasi Korban KM Virgo di Tengah Laut

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANJARMASIN, Kompas 1 net  – Di tengah operasi SAR KM Virgo Transport 8, helikopter Polri berhasil mengevakuasi jenazah korban yang berada sekitar 30 nautical mile (NM) dari daratan.

Helikopter Dauphin AS 365 N3 P-3103 dikerahkan untuk mendukung evakuasi cepat agar korban segera mendapatkan penanganan dan identifikasi.

Misi dilaksanakan pada Senin (14/9/2026) pukul 14.48 WITA hingga 16.50 WITA. Helikopter berangkat dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin menuju lokasi operasi yang berjarak sekitar 80 NM dari Banjarmasin dengan waktu tempuh sekitar 45 menit.

Setibanya di lokasi, tim melaksanakan hoist menggunakan Basket Life untuk mengangkat satu jenazah korban dari kapal tongkang yang ditarik Tugboat TCP menuju helikopter.

Proses evakuasi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi angin dari arah tenggara dengan kecepatan sekitar 25–35 knots. Meski menghadapi cuaca tersebut, proses hoist berhasil dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan penerbangan dan personel.

Misi penerbangan dipimpin Kombes Pol. Herli sebagai Kapten Pilot, bersama tim penerbang dan rescue/hoist operator.

Jenazah selanjutnya dibawa menuju Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin dan diserahkan untuk penanganan lebih lanjut serta proses identifikasi di RS Bhayangkara Banjarmasin.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan dukungan udara sangat penting ketika posisi korban masih puluhan mil laut dari daratan.

“Ketika posisi korban masih berada puluhan mil laut dari daratan, dukungan udara menjadi sangat penting untuk mempercepat proses evakuasi. Polri mengerahkan helikopter untuk menjangkau lokasi dan membawa korban menuju daratan agar dapat segera mendapatkan penanganan serta proses identifikasi. Bersama seluruh unsur SAR, Polri akan terus mengoptimalkan setiap sumber daya yang dimiliki untuk kemanusiaan,” ujar Johnny.

Sejak Minggu (13/9/2026), Polri telah mengerahkan 3 kapal polisi yakni KP Laksmana-7012, KP Ibis-6001, dan KP Manyar-5003. Personel yang dikerahkan meliputi 9 personel Ditpolairud Polda Jatim serta 18 personel dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak, tim kesehatan, dan Biddokkes/DVI Polda Jatim.

Operasi gabungan juga diperkuat 20 personel Basarnas dan 10 personel KSOP, serta unsur TNI AL, Polairud Polda Kalsel, Pelindo, SROP Navigasi, Kesehatan Pelabuhan, dan unsur terkait lainnya.

Sarana laut yang dikerahkan meliputi KN Laksamana, KNP 382, KM Hai Da, KM Niki Mila Utama, TB TCP, TB Mauha IX, dan KM Cahaya Bahati Jaya. Dukungan udara diperkuat 1 helikopter Polri dan 1 helikopter Basarnas Surabaya.

Untuk identifikasi, Polri menyiapkan 3 Posko DVI di Kalsel yakni di RS Bhayangkara Banjarmasin, RSUD Ulin Banjarmasin, dan Pelabuhan Trisakti.

“Operasi SAR ini merupakan kerja bersama. Setiap korban yang ditemukan akan mendapatkan penanganan secara profesional dan manusiawi, sementara pencarian terhadap korban lainnya terus dilakukan,” pungkas Johnny.

Sumber: Divisi Humas Polri



IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600