Inhu, Kompas1net- Dari Pematang Reba, langkah itu dimulai. di sebuah daerah yang menjadi bagian dari perjalanan hidupnya, seorang anak bernama Sunaryo tumbuh, menempuh pendidikan, dan kemudian memilih jalan pengabdian melalui institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Kini, puluhan tahun berselang, langkah tersebut membawanya kembali ke tanah kelahiran.
AKP Sunaryo, SH., MH, putra asli Pematang Reba, kembali dipercaya mengemban amanah di Kabupaten Indragiri Hulu. Terhitung mulai 5 September 2026, dirinya mendapat kepercayaan sebagai PS. Kapolsek Rengat Barat Polres Indragiri Hulu Polda Riau.
Kepercayaan tersebut bukanlah titik awal, melainkan salah satu babak dari perjalanan panjangnya di dunia kepolisian.
Kapolres Indragiri Hulu AKBP Eka Ariandy Putra, SH, SIK, M.Si melalui Kasi Humas Polres Inhu Aiptu Misran, SH, mengatakan penempatan personel dalam jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi serta kebutuhan dalam meningkatkan pelaksanaan tugas kepolisian.
Bagi Sunaryo, kembali bertugas di Indragiri Hulu tentu memiliki cerita tersendiri. Sebab, kabupaten ini bukan sekadar wilayah tugas. Di sinilah ia dilahirkan.
Sunaryo lahir di Pematang Reba, 21 Desember 1975. Masa pendidikannya pun sebagian besar dilalui di tanah kelahirannya. Ia mengawali pendidikan di SDN 048 Pematang Reba, kemudian melanjutkan ke SMPN Pekan Heran.
Pendidikan menengah ditempuh di SMAN 3 Rengat Kabupaten Indragiri Hulu. Dari lingkungan pendidikan di Indragiri Hulu inilah perjalanan hidupnya terus berkembang hingga akhirnya membawa Sunaryo menempuh pendidikan tinggi di Pekanbaru.
Ia menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Lancang Kuning Pekanbaru pada 2014, kemudian melanjutkan pendidikan S2 di universitas yang sama dan selesai pada 2017.
Namun, perjalanan Sunaryo di institusi Polri tidak hanya dibentuk oleh pendidikan formal. Pengalaman panjang di lapangan juga menjadi bagian penting dari perjalanan pengabdiannya.
Selama kurang lebih 20 tahun, Sunaryo menjalani pengabdian di Korps Brimob Polri. Dua dekade berada di lingkungan Brimob menjadi pengalaman yang menempa dirinya dengan karakter disiplin, ketangguhan, kesiapsiagaan serta kemampuan menghadapi berbagai dinamika tugas kepolisian.
Pengalaman panjang tersebut menjadi salah satu bekal penting dalam perjalanan kariernya hingga dipercaya menduduki berbagai jabatan, baik di bidang operasional maupun kewilayahan.
Selain pengalaman panjang di Brimob, Sunaryo juga merupakan Alumni Dasba 6000 Nusantara. Latar belakang pendidikan dan pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses panjang yang membentuk dirinya sebagai seorang perwira Polri.
Perjalanan pengabdiannya kemudian terus berkembang. Salah satu tonggak penting kariernya terjadi pada 8 Juni 2017, ketika Sunaryo dipercaya menjabat sebagai Kapolsek Siak Kecil Polres Bengkalis Polda Riau.
Dari tugas kewilayahan, ia kemudian mendapat pengalaman di bidang reserse. Sejumlah jabatan dipercayakan kepadanya di lingkungan Ditreskrimum Polda Riau.
Pada 7 Agustus 2020, Sunaryo dipercaya sebagai PS. Panit Subdit 3 Ditreskrimum Polda Riau (Panit 1 Unit 2).
Selanjutnya, pada 13 April 2021, ia dipercaya menduduki jabatan Panit Subdit 3 Ditreskrimum Polda Riau (Panit 1 Unit 2 Subdit 3).
Pengalaman tersebut kembali bertambah ketika pada 28 Juni 2022, ia mendapat amanah sebagai Panit Subdit 4 Ditreskrimum Polda Riau (Panit 1 Unit 4).
Perjalanan kariernya kemudian membawanya kembali ke Kabupaten Indragiri Hulu
Pada 27 Oktober 2023, Sunaryo dipercaya menjadi Kapolsek Kuala Cenaku Polres Indragiri Hulu Polda Riau.
Setelah menjalankan tugas tersebut, ia kemudian mendapat amanah sebagai PS. Kabagren Polres Indragiri Hulu Polda Riau, terhitung mulai 5 April 2025.
Dan kini, kepercayaan kembali diberikan. Sejak 5 September 2026, Sunaryo resmi mendapat penugasan sebagai PS. Kapolsek Rengat Barat Polres Indragiri Hulu Polda Riau menggantikan seniornya Kompol Amriadi, SH.
Ada sebuah lingkaran perjalanan yang menarik dari kisah tersebut. Seorang anak yang dahulu menempuh pendidikan di Pematang Reba dan Pekan Heran, kemudian meninggalkan kampung halaman untuk menimba ilmu dan menjalani berbagai penugasan, termasuk melewati dua dekade pengabdian di Korps Brimob, kini kembali mengabdi di daerah tempat ia dilahirkan.
Namun, di balik perjalanan kedinasannya, Sunaryo juga memiliki kehidupan keluarga yang menjadi bagian penting dari perjalanan hidupnya.
Ia menikah dengan Petri Santi Novita, Amd. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai empat orang anak, yakni Syntia Sunaryo, SH., M.Kn., Salwa Diva Sunaryo, SM, Satria Sunaryo, dan Sadewa Prabu Sunaryo.
Kini, pengalaman sebagai Kapolsek Siak Kecil, Kapolsek Kuala Cenaku, sejumlah penugasan di Ditreskrimum Polda Riau, serta pengalaman panjang selama 20 tahun di Korps Brimob menjadi bekal bagi Sunaryo dalam menjalankan amanah barunya.
Rengat Barat bukan hanya membutuhkan sosok pemimpin yang memahami tugas kepolisian. Lebih dari itu, masyarakat membutuhkan polisi yang hadir, mendengar, merespons dan mampu membangun komunikasi yang baik dengan seluruh lapisan masyarakat.
Pengalaman Sunaryo di bidang kewilayahan, reserse dan Brimob menjadi modal untuk menghadapi dinamika tersebut.
Bagi seorang putra daerah, kembali bertugas di kampung halaman juga membawa tanggung jawab moral tersendiri. Ada masyarakat yang harus dilayani, ada keamanan yang harus dijaga, dan ada kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan.
“Setiap amanah jabatan merupakan bagian dari tanggung jawab dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Kasi Humas Polres Inhu Aiptu Misran, SH, mewakili Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra, SH, SIK, M.Si.
Dari Pematang Reba, perjalanan itu bermula.
Kini, setelah melewati berbagai tempat penugasan dan jenjang karier, termasuk 20 tahun pengabdian di Korps Brimob serta menjadi bagian dari Alumni Dasba 6000 Nusantara, Sunaryo kembali menginjak tanah yang membesarkannya.
Bukan lagi sebagai seorang anak sekolah yang menapaki jalan menuju masa depan, melainkan sebagai seorang perwira Polri yang membawa amanah untuk menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Putra Pematang Reba itu kini kembali.Kali ini, dengan seragam dan tanggung jawab yang lebih besar.














