Example floating
Example floating
Internasional

Perang AS-Iran Merembet ke Yaman, Houthi Target Infrastruktur Energi Saudi

30
×

Perang AS-Iran Merembet ke Yaman, Houthi Target Infrastruktur Energi Saudi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kompas 1 net- Kelompok Houthi Yaman yang didukung Iran meluncurkan rudal dan drone ke 2 fasilitas minyak paling vital milik Saudi Aramco di Laut Merah. Serangan ini jadi eskalasi besar di kawasan setelah gencatan senjata 2022 runtuh.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengklaim pasukannya menyerang kilang milik Aramco di Jizan dan Yanbu pada Minggu (26/7/2026).

Di Jizan, terlihat kepulan asap besar membumbung setelah serangan. Belum ada pernyataan resmi dari Arab Saudi soal kerusakan.

Sementara di Yanbu pintu gerbang ekspor utama Saudi di pantai barat  2 rudal balistik berhasil dicegat baterai Patriot yang dioperasikan militer Yunani berdasarkan kerja sama dengan Riyadh.

Serangan ini adalah balasan Houthi setelah Arab Saudi melancarkan serangan udara ke kota Hodeidah yang dikuasai Houthi, Jumat lalu.

Senin lalu Houthi sudah lebih dulu umumkan blokade laut terhadap Arab Saudi. Kini dengan menarget fasilitas minyak, kekhawatiran baru muncul: Houthi bisa menutup Selat Bab al-Mandeb.

Bab al-Mandeb adalah jalur penghubung Laut Merah ke Teluk Aden. Kalau Bab al-Mandeb dan Selat Hormuz sama-sama ditutup, dunia akan hadapi krisis rantai pasok parah. Harga energi dan pangan dipastikan meroket.

“Krisis ini sudah jadi efek domino dari perang AS-Iran,” tulis Al Jazeera. Serangan Iran ke kapal di Hormuz sebelumnya sudah mencekik ekspor minyak dan pupuk, bikin harga energi melambung.

Perang Makin Kusut, Iran Tuduh Ukraina Serang Kapal di Laut Kaspia

Iran menuduh Ukraina menyerang kapal Iran di Laut Kaspia, Sabtu (25/7/2026). Serangan itu menewaskan 1 pelaut dan melukai 1 lainnya. Kemlu Iran langsung panggil Dubes Ukraina di Teheran.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy justru mengklaim Kiev berhasil “menyerang kapal yang dipakai untuk kiriman kargo militer yang melibatkan Iran.

Zelenskyy juga menuduh Rusia memberikan citra satelit ke Iran untuk membantu IRGC menarget pangkalan AS di Teluk.

Ada Sinyal Diplomasi, Tapi Belum Ada Serangan Baru

Di tengah eskalasi, ada sinyal positif. Tidak ada serangan udara AS ke Iran untuk malam kedua berturut-turut sejak Jumat.

Presiden AS Donald Trump menyebut masih ada komunikasi dengan Iran. “Mereka berbicara dengan kami sekarang, mereka ingin membuat kesepakatan,” kata Trump.

Para mediator juga sudah menyampaikan proposal ke Teheran. Tapi menurut Al Jazeera, “kemajuan belum banyak” karena masih ada perbedaan mendasar dan ketidakpercayaan.

 

Sumber: Al Jazeera, AP, Reuters

Example 120x600