Kuala Cenaku, Kompas1net- Gerakan Indragiri Hulu Bertani menjadi dorongan yang kembali ditegaskan Bupati Ade Agus Hartanto saat bertemu langsung para petani Desa Kuala Mulia, Kecamatan Kuala Cenaku, Rabu, 6 Mei 2026.
Pertemuan digelar usai kegiatan penanaman bersama di areal persawahan desa. Bupati hadir didampingi Wakil Bupati Hendrizal, Sekretaris Daerah Zulfahmi Adrian, serta sejumlah kepala OPD terkait.
“Kami datang hari ini untuk menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat konsen terhadap upaya swasembada pangan yang dicanangkan Presiden,” ujar Bupati Ade saat berdialog dengan petani.
Dialog hari itu berlangsung sederhana dan hangat. Bupati, Wabup, Sekda, serta jajaran duduk lesehan berbaur bersama petani di bawah tenda seadanya. Suasana kekeluargaan terasa saat petani leluasa menyampaikan aspirasi.
Berbagai kendala dan kebutuhan disampaikan petani, kepala desa, dan petugas penyuluh. Persoalan infrastruktur khususnya akses jalan menuju sentra produksi, kebutuhan alat mesin pertanian, serta ketersediaan pestisida menjadi sorotan utama.
Menanggapi hal itu, Bupati Ade menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus berupaya memenuhi kebutuhan para petani secara bertahap. Ia meminta dinas terkait segera menindaklanjuti setiap usulan yang masuk.
Melalui Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Roma Doris diterangkan bahwa dalam waktu dekat bantuan alsintan akan segera terealisasi.
“Bulan ini sudah tersedia dua unit power thresher, dan dalam beberapa hari ke depan akan datang traktor roda empat bantuan dari kementerian,” jelasnya.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat pengolahan lahan dan meningkatkan produktivitas petani di Kuala Cenaku.
Sementara itu, terkait infrastruktur, Kepala Dinas PUPRPKP Rengga Dwi Bramantika menyebut pihaknya akan segera melakukan koordinasi lebih lanjut untuk menentukan titik penanganan yang menjadi prioritas.
“Jalan usaha tani memang vital. Akan kami petakan bersama, mana yang paling mendesak untuk segera ditangani tahun ini,” kata Rengga.
Bupati Ade menekankan, Gerakan Inhu Bertani bukan sekadar slogan. Program ini menjadi ikhtiar bersama untuk menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Menutup dialog siang itu, Bupati Ade mengajak para petani untuk bersama berkomitmen menjaga dan mempertahankan wilayah pertanian di Inhu.
“Jangan sampai lahan produktif kita beralih fungsi. Pemerintah akan hadir, tapi butuh dukungan bapak ibu semua. Kalau kita kompak, swasembada pangan bukan hal mustahil,” pungkasnya.









