Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Kaban Kesbangpol Inhil Hadiri Deklarasi Pilkada 2024 Damai Se-Riau

77
×

Kaban Kesbangpol Inhil Hadiri Deklarasi Pilkada 2024 Damai Se-Riau

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pekanbaru, Kompas 1 net – Mewakili Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hilir, H. Erisman Yahya, H. Arifin selaku Kaban Kesbangpol Inhil, didampingi Forkopimda diantaranya Kapolres, Dandim, Kajari ketua KPU dan Bawaslu menghadiri Deklarasi Pilkada Damai Provinsi Riau 2024. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Polda Riau itu berlangsung di SKA CoEx Pekanbaru, Selasa (24/09/2024).

Deklarasi Pilkada Damai Provinsi Riau mengusung tema ” Siap mendukung pasangan calon terpilih”. turut dihadiri oleh Pj Gubernur Riau Rahman Hadi, M.Si, Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal,S.I.K.MH, unsur Forkopimda Provinsi Riau, Ketua KPU dan Bawaslu Provinsi Riau, Bupati/Wali Kota se-Provinsi Riau, Forkopimda Kabupaten Kota se-Provinsi Riau dan seluruh Paslon Bupati/Walikota se-Provinsi Riau.

Pada acara Deklarasi ini hadir 45 pasang calon pemimpin di Provinsi Riau mulai dari pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati.

Dalam acara ini, pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati dari berbagai daerah di Provinsi Riau turut hadir dan diinstruksikan untuk mengikrarkan “Janji Pilkada Damai. Ikrar janji tersebut dipimpin langsung oleh Kajati Riau, Bapak Akmal Abbas, yang meminta para paslon berkomitmen untuk menjalankan pemilu dengan jujur, adil, dan damai, tanpa politik uang atau kekerasan.

Kapolda Riau Irjen M Iqbal menyampaikan, deklarasi ini bertujuan untuk memastikan komitmen semua calon kepala daerah demi suksesnya pelaksanaan pilkada yang aman dan kondusif.”

“Saya harap deklarasi ini tidak hanya sebatas lips service, tetapi menjadi sebuah komitmen. Mohon agar pernyataan ini dipegang teguh. Kami akan terus mengawal jalannya pilkada hingga selesai,” tegasnya.

Untuk menjaga keamanan pilkada, Polda Riau telah menyiapkan 6.756 personel gabungan, “Saya ingin menekankan bahwa strategi kepolisian berfokus pada tindakan proaktif serta melakukan langkah pencegahan untuk memastikan pilkada berlangsung damai dan kondusif,” imbuhnya.

Sementara itu Pj. Gubernur Riau mengatakan, “Kegiatan ini merupakan upaya-upaya dalam rangka menciptakan Pilkada yang sejuk dengan harapan tetap dalam keadaan aman damai dalam menghadapi kontestasi kepala daerah baik ditingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota,”

“Ia menjelaskan bahwa besok merupakan hari pertama dilaksanakannya kampanye. Ia menyakini seluruh stakeholder terkait telah melaksanakan tahapan-tahapan Pilkada Serentak 2024.”kata Gubri.


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.