UPDATE KAMIS 26/6/2026 10:00 WIB – 48 jam pasca gempa 7.2 & 7.5 SR, korban tewas Venezuela naik jadi 188 orang. 1.500+ luka, 200 masih terjebak. Tim SAR Venezuela + internasional kebut pencarian di reruntuhan Caracas.
CARACAS, Kompas 1 net – Kamis 26/6/2026, tepat 48 jam setelah gempa kembar 7.2 & 7.5 SR guncang Venezuela Rabu 24/6/2026 sore.
Tim SAR masih bekerja nonstop di reruntuhan gedung Caracas & La Guaira. Data sementara: 188 orang meninggal, 1.500+ luka, 200 korban masih hilang tertimbun reruntuhan.
“Upaya penyelamatan sangat intens. Kami kerahkan semua alat berat biar lebih banyak nyawa terselamatkan,” kata Presiden sementara Delcy Rodriguez di TV nasional.
H+2 pasca gempa, bantuan dari berbagai negara mulai masuk:
1. Turki : Menlu Hakan Fidan udah kontak Menlu Venezuela Yvan Gil. Tim SAR + bantuan logistik diberangkatkan
2. AS : Tim SAR dari Virginia & Los Angeles tiba + bantuan medis

3. PBB : Koordinasikan tim SAR urban internasional
4. Vatikan & WCK : Bantuan dana €100.000 + makanan $1 juta untuk pengungsi
Bandara Simon Bolivar masih ditutup. Bursa saham Caracas jadi posko utama SAR.
BMKG menjelaskan fenomena “gempa kembar”. Gempa 7.2 SR jadi foreshock, lalu 7.5 SR sebagai mainshock kurang dari 1 menit setelahnya. Kedalaman dangkal 10-13 km bikin getaran terasa sangat kuat sampai Caracas.
Venezuela rawan karena ada di pertemuan Lempeng Karibia & Amerika Selatan.
Hingga Kamis pagi, tim masih dengar suara dari bawah reruntuhan. Harapan temukan korban selamat masih ada.

Mari kirim doa terbaik buat saudara kita di Venezuela 🙏
Sumber: Reuters 24-26/6/2026 | Update: Redaksi | logopreferred_















