Example floating
Example floating
Nasional

Puan Maharani: APBN Rp4.000 T Tak Bermakna Jika Tak Jawab Kebutuhan Rakyat

292
×

Puan Maharani: APBN Rp4.000 T Tak Bermakna Jika Tak Jawab Kebutuhan Rakyat

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, Kompas 1 net – Ketua DPR RI Dr. H.C. Puan Maharani menegaskan keberhasilan APBN Tahun Anggaran 2027 tidak diukur dari besarnya anggaran, melainkan dari seberapa besar manfaatnya dirasakan rakyat.

Hal itu disampaikan Puan saat memimpin Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat 14/8/2026.

Rapat tersebut juga bertepatan dengan penyampaian Keterangan Pemerintah atas RUU APBN 2027 beserta Nota Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Sebagaimana dilansir dari laman resmi DPR RI, Puan menekankan APBN merupakan arah kebijakan negara.

“APBN adalah pilihan politik, tentang ke mana sumber daya negara diarahkan, siapa yang diprioritaskan, dan manfaat apa yang harus dirasakan oleh rakyat,” kata Puan dalam rilis yang diterima Parlementaria.

Puan menggambarkan perkembangan APBN dari tahun ke tahun. Pada 2000 APBN sebesar Rp197 triliun, naik jadi Rp1.126 triliun pada 2010. Sementara pada 2026 APBN sudah mencapai sekitar Rp3.842 triliun.

“APBN Tahun 2027, yang sebentar lagi akan disampaikan oleh Bapak Presiden, bisa jadi APBN kita sudah mendekati besaran belanja Rp 4.000-an triliun,” sebut Puan sebagaimana dilansir DPR RI.

Menurut Puan, sebesar apapun angka APBN tidak akan bermakna jika belum menjawab kebutuhan dasar masyarakat.

“Mungkin tidak ada satupun di antara kita yang pernah melihat banyaknya uang sebesar hampir Rp 4.000 triliun. Angka itu begitu besarnya bahkan sangat besar,” tutur perempuan pertama yang menjabat Ketua DPR itu.

“Tetapi bagi seorang petani yang sedang menunggu panennya menghasilkan, seorang anak yang ingin sekolah setinggi-tingginya, rakyat tidak mampu yang membutuhkan pelayanan kesehatan, seorang pencari kerja untuk menghidupi keluarganya. angka sebesar apa pun terasa tidak bermakna apabila belum dapat menjawab harapan dan urusan rakyat,” imbuhnya.

Karena itu, Puan menegaskan kinerja APBN harus dinilai dari dampaknya:

Sebagaimana dilansir dari Puan menyatakan “APBN harus dinilai dari kinerjanya dalam memenuhi harapan rakyat dan banyaknya kehidupan rakyat yang dapat diubah menjadi lebih baik.”

4 Catatan DPR untuk APBN 2027

Puan menyampaikan 4 hal yang harus jadi perhatian dalam pembahasan APBN 2027:

1. Pendapatan negara harus dihimpun secara adil tanpa melemahkan daya beli masyarakat dan dunia usaha.

2. Belanja negara harus berkualitas, tepat sasaran, dan berorientasi hasil.

3. Defisit dan utang dikelola hati-hati dan bertanggung jawab agar tidak membebani generasi mendatang.

4. Transfer ke daerah diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik, ekonomi lokal, dan pemerataan.

Ia juga mengingatkan tema fiskal 2027 ‘Tumbuh Lebih Tinggi, Sejahtera Lebih Cepat’ harus mempertemukan pertumbuhan dengan pemerataan. Program prioritas seperti kedaulatan pangan, energi, pendidikan, kesehatan, hilirisasi, hingga penurunan kemiskinan harus dijalankan sebagai satu kesatuan.

“Pembangunan nasional adalah cara negara menjaga persatuan dengan memastikan bahwa setiap rakyat, di mana pun berada, memiliki hak yang sama atas pelayanan publik, kesempatan ekonomi, dan kemajuan,” ungkap Puan.

“Tidak boleh ada rakyat yang merasa jauh dari negara, karena tinggal di pulau kecil, daerah tertinggal, wilayah perbatasan, pegunungan, maupun kawasan terpencil,” sambungnya.

Puan menutup dengan ajakan agar DPR, Pemerintah, TNI, Polri bergotong royong mewujudkan APBN 2027 sebagai instrumen politik yang menghadirkan negara untuk rakyat.

 

Sumber: http://dpr.go.id | Jumat, 14 Agustus 2026

Example 120x600
Nasional

Jakarta Siaran Pers 2 Oktober 2026 Kementerian Komunikasi dan Digital Komdigi koordinasi Polri usut kasus dugaan jual beli data ilegal ramai Dirjen Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar pastikan Komdigi koordinasi BSSN tugas fungsi keamanan siber penjelasan BSSN kebocoran data ramai data lama diramaikan kembali tetap tindak lanjut pengusutan penindakan koordinasi Kepolisian situs ditemukan jual beli data pribadi ditindaklanjuti kewenangan pemblokiran akses situs langgar ketentuan penyebaran perdagangan data pribadi berbagai platform saluran digital penelusuran identifikasi sumber penyebaran sarana pihak terlibat kewenangan lembaga masyarakat tidak turut sebar data pribadi orang lain data beredar ruang digital tetap data pribadi tidak otomatis informasi bebas sebarluaskan hukuman berat penyebaran tanpa dasar sah UU Nomor 27 Tahun 2022 Pelindungan Data Pribadi ancaman keamanan data tantangan lintas negara berkembang data terekspos muncul kembali saluran metode penanganan kerja bersama pemerintah aparat penegak hukum penyelenggara platform digital masyarakat ancaman tidak mengenal jabatan status sosial sasaran bocor penyalahgunaan perlindungan penanganan tanggung jawab bersama pemerintah pengelola sistem platform digital pihak akses data.`

Nasional

Jakarta perang melawan judol jauh dari usai Komdigi tangani 4,1 juta konten perjudian ruang digital ungkap Menkomdigi Meutya Hafid Peluncuran Sayembara GEBUK JUDOL Ronde 3 talkshow Cerdas Berteknologi Garuda Spark Innovation Hub Jakarta Pusat Kamis 1/10/2026 bukan capaian progress report seharusnya angka di atas itu 3,6 juta situs alamat IP langsung putus akses bandar judol main kucing-kucingan satu situs diblokir muncul lagi situs baru akun baru menyusup kolom komentar platform digital ketika intervensi putus akses muncul lagi lakukan lagi muncul lagi harus berjibaku bersama turunkan angka ternyata kejahatan transnasional bukan pelanggaran digital biasa sebagian besar IP Dirjen Pengawasan Ruang Digital luar negeri sasaran warga Indonesia Alexander Sabar IP bukan dalam negeri luar negeri akses manusia WNI pemblokiran tidak cukup penegakan hukum efek jera bandar tidak cuma Komdigi penegak hukum efek jerat kalau tidak dijerat situs dibuat lagi industri digital jangan kecolongan distribusi judol ajak ojol UMKM mahasiswa komunitas mata tambahan lapor Aduan Konten satu orang satu situs angka besar dampak siapa saja usia status sosial diri kita keluarga anak orang tua Terhubung Tumbuh Terjaga.`

Nasional

Jakarta Presiden Prabowo Subianto resmi angkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden Wantimpres RI Istana Negara Jumat 2 Oktober 2026 18:23 WIB usai dilantik anggota siap berikan pertimbangan masukan berkualitas Ketua Wantimpres Pratikno terima kasih kepercayaan komposisi keberagaman latar belakang pengalaman tokoh nasional berbagai bidang agama profesi satu beneficiary Bapak Presiden Wakil Ketua Hatta Rajasa tugas sukseskan Presiden masukan berkualitas dilarang ungkap nasihat UU anggota Rocky Gerung pesan khusus kedudukan etis bukan teknis oversight committee Budi Tanuwibowo terharu dikabari Seskab Teddy Indra Wijaya Jumat pagi Konghucu Bhinneka Tunggal Ika BPMI Setpres Muchlis Jr.`