Example floating
Example floating
Ekonomi

Pasar Lukin di Resmikan, Kepala Desa Mak Teduh Berharap Dapat Bangkitkan Ekonomi

77
×

Pasar Lukin di Resmikan, Kepala Desa Mak Teduh Berharap Dapat Bangkitkan Ekonomi

Sebarkan artikel ini

Pelalawan| Kompas 1 Net – Akhir nya pasar Lukin Desa Mak Teduh Kecamatan Kerumutan Kabupaten Pelalawan resmi di buka sabtu 11/06/2022

Hal ini di katakan kepala Desa Mak Teduh Suryadi SE,kita berharap dengan ada nya pasar di desa kami ini mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Mak Teduh,

Untuk hari pasar nya kami tetapkan hari minggu sore di mulai dari jam dua siang hingga sampai jam sepuluh malam

Maka nya kami sebut ini pasar malam lukin,selain tempat berjual beli nanti nya akan ada juga tempat bermain anak

Untuk nama pasar nya kenapa kami beri nama pasar Lukin ini semua posisi pasar berdekatan dengan pompa minyak PT Pertamina kerumutan yang masyarakat menyebut nya Lukin,maka dari itu pasar malam desa Mak Teduh ini kami berinama pasar Lukin

Hal serupa juga di tanggapi anggota DPRD Kabupaten Pelalawan Yusri SH,Pembukaan pasar baru Lukin di desa Mak Teduh yang di gagas oleh kepala desa mak teduh Suryadi SE

Dalam hal tersebut saya atas nama pribadi juga menghibahkan tanah untuk pembangunan Musholah, semoga bermanfaat bagi masyarakat untuk tempat ibadah Sesuai dengan amanah almarhum ayahanda kami M.Yakup dan alhamdulilah hari ini sudah kita serahkan ke pengurus

 

 

Penulis : Asnawir

Example 120x600
Ekonomi

Jakarta 07/10/2026 Kemenkeu perekonomian Indonesia awali Triwulan IV-2026 catatan menggembirakan tengah dinamika global penuh ketidakpastian perekonomian nasional terbukti tetap resilien tercermin tiga indikator penting dirilis awal Oktober 2026 inflasi terkendali neraca perdagangan terus surplus kembalinya aktivitas manufaktur zona ekspansi Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto sampaikan inflasi September 2026 tercatat 3,28 persen yoy masih dalam sasaran nasional 2,5 plus minus 1 persen inflasi inti melandai 2,84 persen yoy sedangkan inflasi Administered Prices AP turun 3,25 persen yoy antara lain dipengaruhi normalisasi mobilitas pascalibur sekolah dampak penyesuaian harga BBM nonsubsidi relatif terbatas komponen Volatile Food masih perhatian inflasi 5,03 persen yoy dipengaruhi dinamika permintaan penurunan produksi sejumlah komoditas hortikultura akibat cuaca ekstrem El Nino bencana alam Pemerintah terus perkuat koordinasi pusat daerah jaga pasokan kelancaran distribusi keterjangkauan harga khususnya menjelang akhir tahun jaga daya beli ketahanan pangan Pemerintah perkuat penyaluran PKH Tahap III Bantuan Pangan Beras 10 kg per bulan Oktober Desember 2026 percepatan SPHP beras medium Perum Bulog dilengkapi Gerakan Pangan Murah GPM optimalisasi Cadangan Beras Pemerintah CBP kerja sama antardaerah penguatan produksi melalui pengelolaan air jaringan irigasi pengaturan pola tanam pemanfaatan lahan produktif pemetaan wilayah rawan Early Warning System sisi eksternal neraca perdagangan Indonesia surplus kumulatif USD7,25 miliar Januari Agustus 2026 kinerja ekspor Januari Agustus 2026 ditopang besi baja USD19,18 miliar tumbuh 4,88 persen CPO turunannya USD17,75 miliar tumbuh 6,57 persen batu bara USD16,58 miliar tumbuh 4,31 persen ekspor industri pengolahan juga tumbuh 6,62 persen mencerminkan kontribusi hilirisasi kinerja ekspor sisi impor bahan baku penolong barang modal dominasi masing-masing USD133,38 miliar USD36,74 miliar total 91,3 persen impor peningkatan impor mesin peralatan mekanis 15,26 persen mesin perlengkapan elektrik 22,94 persen menunjukkan meningkat kebutuhan input produksi barang modal sejalan aktivitas produksi investasi domestik penguatan aktivitas manufaktur tercermin PMI Manufaktur September 2026 meningkat 52,4 dari 49,8 Agustus kembali berada zona ekspansi perbaikan didukung peningkatan pesanan baru produksi pertumbuhan pesanan ekspor masuknya proyek baru membaiknya daya beli September 2026 pesanan baru tumbuh laju tercepat sejak Februari 2026 sementara pesanan ekspor pertumbuhan tercepat sejak Mei 2022 samping itu penyerapan tenaga kerja pembelian persediaan input kembali meningkat sisi biaya inflasi harga input output melambat level terendah enam bulan sementara keyakinan pengusaha terhadap prospek produksi 12 bulan depan tetap tinggi ke depan kebijakan Pemerintah tetap diarahkan jaga daya beli dorong investasi produksi tingkatkan daya saing industri nasional dengan fondasi stabilitas terjaga aktivitas ekonomi kembali menguat kita ingin pastikan momentum ini berlanjut memberikan manfaat semakin luas bagi masyarakat pungkas Juru Bicara Haryo ekon dm al Kemenkeu.`