Example floating
Example floating
POLRI

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Polres Inhu Gelar Apel Pasukan Fokus Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas

34
×

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Polres Inhu Gelar Apel Pasukan Fokus Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas

Sebarkan artikel ini
Kapolres Inhu AKBP Jhon Letedara, S.I.K., dengan Perwira Apel Kasat Lantas Polres Inhu AKP Lutfi Indra Praja, S.Tr.K., S.I.K., serta Komandan Apel Kanit Regident Sat Lantas (Senin 26/10/2026)( Foto istimewa)

INHU, Kompas1.Net– Polres Indragiri Hulu (Inhu) menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Lapangan Apel Mapolres Inhu, Senin (26/10/2026) pukul 08.00 WIB.k Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan personel dalam mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Inhu AKBP Jhon Letedara, S.I.K., dengan Perwira Apel Kasat Lantas Polres Inhu AKP Lutfi Indra Praja, S.Tr.K., S.I.K., serta Komandan Apel Kanit Regident Sat Lantas Polres Inhu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si., Ketua DPRD Inhu Sabtu Prandansyah Sinurat, perwakilan Kodim 0302/Inhu, Kejaksaan Negeri Inhu, Pengadilan Negeri Rengat, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhu Zulfahmi Adrian, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah dan instansi terkait. Hadir pula Wakapolres Inhu Kompol Syahrizal, S.H., M.H., M.Si., para pejabat utama Polres Inhu, dan para Kapolsek jajaran.

Apel gelar pasukan melibatkan personel Polres Inhu, Kodim 0302/Inhu, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, serta unsur terkait lainnya. Keterlibatan lintas instansi ini menjadi wujud sinergi dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas.

Dalam amanatnya, Kapolres Inhu menyampaikan bahwa Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, di seluruh wilayah hukum Polda Riau.

Operasi tersebut mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif yang edukatif, persuasif, serta humanis, dengan didukung penegakan hukum melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), penindakan non-ETLE, dan teguran kepada pelanggar.

Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, terdapat 10 prioritas pelanggaran yang menjadi perhatian petugas, yakni:

1. Tidak menggunakan sabuk pengaman atau seat belt.

2. Menggunakan telepon genggam saat berkendara.

3. Melanggar marka atau rambu lalu lintas.

4. Menerobos lampu merah.

5. Melebihi batas kecepatan.

6. Melawan arus lalu lintas.

7. Tidak menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor dan penumpangnya.

8. Berboncengan melebihi ketentuan.

9. Menggunakan kendaraan tanpa pelat nomor sesuai ketentuan.

10. Memarkirkan kendaraan tidak pada tempatnya, termasuk di atas trotoar.

Kapolres juga menyoroti data pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning tahun 2025, yang mencatat enam kejadian kecelakaan lalu lintas dengan lima korban meninggal dunia. Sementara itu, penindakan pelanggaran lalu lintas tercatat sebanyak 14.935 tindakan.

Melalui pelaksanaan operasi tahun ini, diharapkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas, dan fatalitas korban kecelakaan dapat ditekan, sekaligus meningkatkan disiplin masyarakat dalam berkendara.

Secara keseluruhan, Polda Riau bersama jajaran menurunkan sebanyak 971 personel untuk mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di wilayah Provinsi Riau.

Utamakan Keselamatan dan Kedepankan Pendekatan Humanis

Dalam arahannya, Kapolres Inhu menekankan kepada seluruh personel agar senantiasa berdoa sebelum bertugas, mengutamakan keamanan dan keselamatan, serta berpedoman pada standar operasional prosedur yang berlaku.

Personel juga diingatkan untuk menghindari praktik pungutan liar, tidak melakukan tindakan kontraproduktif, serta melaksanakan tugas secara simpatik dan humanis demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan.” Tema ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan dan foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan kondusif.

Melalui operasi ini, Polres Inhu mengimbau seluruh masyarakat agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi kelengkapan berkendara, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Tertib di jalan, selamat sampai tujuan.

 

Sumber: Humas Polres Inhu

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *