Example floating
Example floating
Nasional

Menag: MTQ Nasional Punya Makna Sosial dan Kebangsaan yang Sangat Besar

60
×

Menag: MTQ Nasional Punya Makna Sosial dan Kebangsaan yang Sangat Besar

Sebarkan artikel ini

SEMARANG, Kompas 1 net  — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI di Semarang resmi dibuka oleh Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno. Prosesi pembukaan berlangsung di Lapangan Pancasila, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (13/9/2026), ditandai dengan pemukulan bedug.

Dihadiri Ribuan Peserta dan Pejabat Negara

Hadir dalam pembukaan tersebut Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i, para gubernur, wakil gubernur, serta para Kepala Kanwil Kemenag Provinsi dari berbagai daerah di Indonesia.

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah juga memadati Lapangan Pancasila untuk menyaksikan pembukaan MTQ Nasional XXXI 2026.

MTQ Punya Makna Sosial dan Kebangsaan

MTQ Tingkat Nasional di Semarang akan berlangsung hingga 20 September 2026. Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam sambutannya menekankan bahwa MTQ Nasional memiliki makna sosial dan kebangsaan yang sangat besar.

MTQ Nasional tidak hanya ajang kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi juga memiliki makna sosial dan kebangsaan yang sangat besar dalam mempererat persatuan umat.

— Nasaruddin Umar
Menteri Agama RI

Menurut Menag, MTQ menjadi ruang syiar Islam, penguatan nilai-nilai Al-Qur’an, sekaligus wadah mempererat persaudaraan antar daerah. Ajang ini diharapkan melahirkan qori dan qoriah terbaik yang membawa nama Indonesia di kancah internasional.

Penulis: Cetta Andini
Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Example 120x600
Nasional

Jakarta Siaran Pers 2 Oktober 2026 Kementerian Komunikasi dan Digital Komdigi koordinasi Polri usut kasus dugaan jual beli data ilegal ramai Dirjen Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar pastikan Komdigi koordinasi BSSN tugas fungsi keamanan siber penjelasan BSSN kebocoran data ramai data lama diramaikan kembali tetap tindak lanjut pengusutan penindakan koordinasi Kepolisian situs ditemukan jual beli data pribadi ditindaklanjuti kewenangan pemblokiran akses situs langgar ketentuan penyebaran perdagangan data pribadi berbagai platform saluran digital penelusuran identifikasi sumber penyebaran sarana pihak terlibat kewenangan lembaga masyarakat tidak turut sebar data pribadi orang lain data beredar ruang digital tetap data pribadi tidak otomatis informasi bebas sebarluaskan hukuman berat penyebaran tanpa dasar sah UU Nomor 27 Tahun 2022 Pelindungan Data Pribadi ancaman keamanan data tantangan lintas negara berkembang data terekspos muncul kembali saluran metode penanganan kerja bersama pemerintah aparat penegak hukum penyelenggara platform digital masyarakat ancaman tidak mengenal jabatan status sosial sasaran bocor penyalahgunaan perlindungan penanganan tanggung jawab bersama pemerintah pengelola sistem platform digital pihak akses data.`

Nasional

Jakarta perang melawan judol jauh dari usai Komdigi tangani 4,1 juta konten perjudian ruang digital ungkap Menkomdigi Meutya Hafid Peluncuran Sayembara GEBUK JUDOL Ronde 3 talkshow Cerdas Berteknologi Garuda Spark Innovation Hub Jakarta Pusat Kamis 1/10/2026 bukan capaian progress report seharusnya angka di atas itu 3,6 juta situs alamat IP langsung putus akses bandar judol main kucing-kucingan satu situs diblokir muncul lagi situs baru akun baru menyusup kolom komentar platform digital ketika intervensi putus akses muncul lagi lakukan lagi muncul lagi harus berjibaku bersama turunkan angka ternyata kejahatan transnasional bukan pelanggaran digital biasa sebagian besar IP Dirjen Pengawasan Ruang Digital luar negeri sasaran warga Indonesia Alexander Sabar IP bukan dalam negeri luar negeri akses manusia WNI pemblokiran tidak cukup penegakan hukum efek jera bandar tidak cuma Komdigi penegak hukum efek jerat kalau tidak dijerat situs dibuat lagi industri digital jangan kecolongan distribusi judol ajak ojol UMKM mahasiswa komunitas mata tambahan lapor Aduan Konten satu orang satu situs angka besar dampak siapa saja usia status sosial diri kita keluarga anak orang tua Terhubung Tumbuh Terjaga.`