JAKARTA, Kompas1.Net — Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto genap 2 tahun pada Selasa (20/10/2026). Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membagikan cuplikan hasil nyata dua tahun kerja Kabinet Merah Putih yang dilantik 20 Oktober 2024 lalu.
Dalam video resmi Sekretariat Presiden, Presiden Prabowo menegaskan kunci pembangunan adalah menjaga kekayaan negara untuk rakyat.
“Hanya apabila kita bisa menjaga dan mengelola dengan baik semua kekayaan kita, kita bisa memberi pelayanan kepada rakyat kita,” ujar Presiden Prabowo.
Seskab Teddy mencatat sejumlah capaian prioritas:
1. Ketahanan Pangan: Swasembada 8 komoditas pangan, cadangan pangan 5,2 juta ton tertinggi sepanjang sejarah, dan Program Makan Bergizi Gratis menjangkau 62 juta penerima manfaat.
2. Pendidikan: 265 Sekolah Rakyat hadir, 43 ribu anak jalanan kembali sekolah, 30 ribu sekolah direnovasi, 288.180 layar interaktif dibagikan, insentif guru honorer naik 30 persen.
3. Kesehatan: 108 juta layanan Cek Kesehatan Gratis, 22 rumah sakit baru dibangun.
4. Perumahan & Infrastruktur: 400 ribu rumah diperbaiki, 100 Kampung Nelayan Merah Putih, 9.000 KM irigasi, 3.500 jembatan, 2.228 KM Jalan Inpres, 3.000 titik air bor.
5. Energi: Capaian swasembada energi melalui BBM Solar B50 dan pembangunan Kampung Haji.
6. Investasi & Hilirisasi: Nilai investasi Rp3.923 triliun serap 5.485.944 tenaga kerja. Peletakan batu pertama 26 proyek hilirisasi termasuk proyek baterai kendaraan listrik terbesar di Asia Tenggara.
7. Penyelamatan Kekayaan Negara: Penyelamatan aset Rp54,8 triliun, pelunasan utang obligasi BLBI Rp218,3 triliun, penutupan 290 BUMN dengan penghematan Rp50 triliun per tahun.
Presiden Prabowo mengakui pekerjaan pemerintah masih banyak.
“Cita-cita kita lebih besar, pekerjaan kita masih banyak, perjalanan perjuangan kita masih jauh. Tapi kita sudah melihat apa yang kita sudah capai,” kata Prabowo.
Seskab Teddy menegaskan kerja nyata akan terus berlanjut.
“2 tahun pertama telah dilalui, kerja nyata dan pengabdian terus berlanjut untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” pungkas Seskab Teddy.
Editor: ZURFAMI
Sumber: BPMI Setpres












