Example floating
Example floating
Hukum

Kejari Subulussalam dan PN Singkil Main Tenis Bareng, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

23
×

Kejari Subulussalam dan PN Singkil Main Tenis Bareng, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SUBULUSSALAM, Kompas 1 net – Aparat Penegak Hukum di wilayah Subulussalam dan Aceh Singkil memilih jalur berbeda untuk memperkuat koordinasi. Kejaksaan Negeri Subulussalam dan Pengadilan Negeri Singkil menggelar pertandingan tenis persahabatan, Sabtu (18/7/2026).

Kegiatan ini bertujuan mencairkan sekat birokrasi antar-instansi hukum di luar ruang sidang yang dinilai kaku.

Laga persahabatan di Lapangan Tenis PN Singkil ini diinisiasi langsung oleh Kajari Subulussalam Andie Saputra, SH.

Turut hadir Ketua PN Singkil beserta jajaran hakim dan panitera. Dari Kejaksaan, Andie Saputra, SH juga memboyong para Kasi hingga Jaksa Fungsional.

Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan para Jaksa Fungsional baru yang baru lulus Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) kepada jajaran hakim.

“Olahraga bersama ini menjadi ruang bagi kami untuk memperkenalkan para jaksa muda kepada rekan-rekan hakim. Lewat interaksi santai ini, proses adaptasi dan koordinasi penanganan perkara ke depan akan jauh lebih luwes,” ujar Andie Saputra, SH.

Hubungan kerja antara jaksa selaku penuntut umum dan hakim selaku pemutus perkara selama ini kerap berjalan formal dan berjarak.

Melalui pertukaran bola di lapangan tenis, kedua institusi ini mencoba meruntuhkan kekakuan komunikasi demi pelayanan hukum yang lebih optimal kepada masyarakat.

Kegiatan yang diawali dengan sarapan bersama itu berlangsung penuh tawa dan sportivitas. Budaya kerja humanis seperti ini dinilai mampu mereduksi ketegangan psikologis ASN yang sehari-hari berhadapan dengan berkas perkara.

Sinergi yang kokoh dari tingkat pimpinan hingga staf diyakini berdampak positif pada integritas penegakan hukum.

Dengan saling mengenal secara personal di luar kedinasan, potensi miskomunikasi dalam administrasi peradilan dapat diminimalisasi sejak dini.

Melalui pendekatan humanis yang dipelopori Kajari Subulussalam ini, publik berharap profesionalisme penegakan hukum tetap terjaga, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi peradilan terus meningkat.

 

Ramona, Kompas 1 net melaporkan.

 

Example 120x600