Example floating
Example floating
Banner Infozone
BeritaPemerintah

Genjot PAD, Pemkab Inhu Bidik Optimalisasi Sumur Migas Idle

178
×

Genjot PAD, Pemkab Inhu Bidik Optimalisasi Sumur Migas Idle

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Inhu, Kompas1net– Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu mulai mencari solusi untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah dengan membidik optimalisasi sektor minyak dan gas. Salah satu potensi yang disasar adalah pengelolaan sumur-sumur idle yang selama ini tidak beroperasi. Selasa 28 April 2026.

Langkah ini sekaligus menjadi implementasi Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 tentang Kerja Sama Pengelolaan Bagian Wilayah Kerja untuk Peningkatan Produksi Minyak dan Gas Bumi.

Komitmen itu mengemuka dalam pertemuan antara Bupati Inhu Ade Agus Hartanto dengan Kepala SKK Migas Sumbagut Wicaksono di Rengat, belum lama ini. Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran SKK Migas dan Manager PT Pertamina EP Lirik Lukman Arif.

Dari Pemkab Inhu, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Zulfahmi Adrian, para Asisten, sejumlah Kepala OPD, serta Camat Lirik.

Bupati Ade menegaskan, optimalisasi sumur idle diharapkan menjadi titik awal memperkuat ketahanan fiskal daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. Ia ingin kerja sama di sektor migas dapat melibatkan desa, seperti halnya di sektor perkebunan.

“Kalau di perkebunan desa bisa terlibat, kita harap di migas juga sama. Ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Ade.

Menindaklanjuti pertemuan, Sekda Zulfahmi Adrian mengatakan Pemkab akan membentuk tim khusus untuk menginventarisasi potensi sumur idle di wilayah Inhu.

“Setelah sumur-sumur itu terdata, akan kita daftarkan ke Kementerian ESDM. Selanjutnya ditunjuk pengelola, baik dari BUMD maupun KUD,” jelas Zulfahmi.

Di wilayah Inhu, potensi sumur idle terpetakan dalam wilayah operasi Pertamina EP Lirik selaku Kontraktor Kontrak Kerja Sama.

Sementara itu, Kepala SKK Migas Sumbagut Wicaksono menyebut Provinsi Riau menyumbang sekitar 30 persen produksi minyak nasional. Khusus Inhu, terdapat ratusan sumur migas yang berpotensi dikembangkan kembali.

“Kami terbuka untuk berbagi informasi dengan daerah, termasuk pemanfaatan sumur idle. Ini peluang besar untuk menambah lifting nasional sekaligus PAD daerah,” tegas Wicaksono.

Dengan regulasi baru dan dukungan SKK Migas, Pemkab Inhu optimistis sektor migas dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah ke depan.


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Berita

http://Kompas1.net 28 Sep 2026 telusuri BIH Rp3 Juta korban banjir bandang Nov 2025 di Alue Bili Rayeuk Baktiya Aceh Utara diduga tidak utuh – dugaan potongan Rp100 Ribu per KK. Data final lapangan 463 KK: 427 penerima BIH, 17 KK ada data belum dapat di Kantor Pos, 19 KK tanpa data vs BNBA resmi 568-994. Oknum perangkat: kesepakatan perangkat desa bersama. Pemkab Aceh Utara salurkan sejak 22 Sep 2026 via Pos Indonesia wajib utuh – Inpres 18/2025, Permensos BIH, PP 22/2008, Instruksi Bupati H Ismail A Jalil Ayah Wa Zero Pungli.