Example floating
Example floating
BeritaEkonomi

Banyumas Ubah Sampah Jadi Rupiah, Desa Raup Ratusan Juta per Bulan

15
×

Banyumas Ubah Sampah Jadi Rupiah, Desa Raup Ratusan Juta per Bulan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Banyumas, Kompas1net, Kemajuan pengelolaan sampah di Kabupaten Banyumas terus menunjukkan hasil signifikan. Pemerintah daerah berhasil menggeser pola lama.

“kumpul angkut buang” menjadi sistem pengolahan terpadu berbasis sumber dengan memperluas jaringan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu dan TPS 3R di berbagai desa.

Pada terlihat pekerja memilah sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berbasis Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) Kaliori, Banyumas, Jawa Tengah, Selasa, 28 April 2026.

Melalui pelibatan kelompok swadaya masyarakat, sampah di Banyumas tidak hanya dikelola, tetapi juga diolah menjadi produk bernilai ekonomi. Mulai dari kompos, bahan daur ulang, hingga pakan maggot yang dijual ke peternak. Sejumlah desa bahkan mampu menghasilkan pendapatan ratusan juta rupiah per bulan dari aktivitas pengolahan sampah.

Capaian ini menjadikan Banyumas sebagai salah satu rujukan nasional dalam tata kelola persampahan. Model desentralisasi pengolahan, di mana sampah diselesaikan di banyak titik, terbukti mampu mengurangi beban tempat pembuangan akhir sekaligus meningkatkan partisipasi warga.

Penguatan infrastruktur dan regulasi turut mempercepat capaian tersebut. Pemkab Banyumas terus memperluas fasilitas TPS 3R dan menerapkan kebijakan daerah yang mengatur peran masyarakat secara lebih sistematis. Edukasi pemilahan sampah dari rumah juga digencarkan agar proses di TPST berjalan optimal.

Meski demikian, tantangan masih ada. Volume sampah yang besar dan belum meratanya kapasitas pengolahan di semua wilayah menjadi pekerjaan rumah. Pemerintah daerah terus mendorong optimalisasi fasilitas yang ada serta meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Target kami, sampah selesai di tingkat desa. Kalau ini konsisten, Banyumas tidak hanya bersih, tapi juga berdaya secara ekonomi,” ujar salah satu petugas TPST BLE Kaliori.

Dengan sistem yang berjalan, Banyumas membuktikan bahwa sampah bukan sekadar masalah, melainkan potensi ekonomi yang bisa menggerakkan kesejahteraan warga.

Sumber: http://indonesia.go.id

Example 120x600